Dia memintanya setiap hari , pkl 06.00 am dalam misa pagi, bertahun- tahun:
Dia menyampaikannya dalam doa:
Bapa, bila Engkau berkenan, jadikanlah aku seorang dokter yang sekolah di Jerman.
Itu danya dalam misa bertahun - tahun.
Rupaya Bapa Surgawi bosan mendengar anak merengek dengan permohonan yang sama . Tuhan akhirnya mengabulkan permintaannya.
JPS, 6 November 2025.
2. ANDIKA - penderita kanker otak
Andika terlahir dari mama non Katolikyang kemudia menjadi Katolik. Dia merawat dan menyekolahkan Andika. Andika tumbuh lalu menekuni bidang komputer. Dia begitu sibuk sampai Tuhanpun dilupakan, termasuk untuk ke Gereja demi menyatakan doa syukur kepada Tuhan. Andika terjebak dalam silau dunia.
Suatu saat Andika jatuh sakit. Sakitnya bukankaleng-kalengan, kanker otak. Dia harus menjalankan kemoterapi. Rambutnya rontok. Uang terkuras, Tenaga tergarap. Jiwa ngelangsa.Andika hampir hilang ingatan, bahkan sampai tak tahu nama sendiri. Dalam situasi ini, mamanya tetap sabar. Dia berserah kepada Tuhan. Dalam kondisi Andika yang kritis, mamanya membisikan doa yang Yesus ajarkan, yakni Bapa kami ke telinga Andika. Andika mulai merespons. Dia perlahan-lahan bisa mengulangi kata-kata doa itu. Selain itu dia bisa mengingat namanya dan juga yang lain, orang tua, keluarga dan dunia sekitar. Andika perlahan sembuh. Dia bisa pulang ke rumah.
Dia menyadari kasih Tuhan yang luar biasa. Dia mulai memulihkan hubungannya dengan Tuhan, per banyak bersyukur, mulai rajin ke Gereja dan bahkan sudah bisa melakukan kegiatan lagi, termasuk mencari kerja. Andika memang belum pulih 100 %. Tapi atas kondisinya yang saya nilai 60 % sehat, patut disyukuri rahmat Tuhan atas kesembuhannya.
3. Pa....... (Katolik).
Dia sakit. Dia dibawa ke RS sakit. Dia mengidap penyakit....,sakit berat. Dalam kondisi itu, dia sempat bernazar.
3. KATOLIK TETAPI TIDAK MENGIMANI MARIA (? - Judul dari saya, FJ).
Saya bukan Katolik dari lahir,
saya menjadi Katolik krn perkawinan dgn Suami saya.
Jadi sangat susah kalau saya diminta ber Doa Rosario ataupun Salam Maria.
Karena saya tidak mengimaninya, buat saya figur Maria, adalah figur Maria, ibu Tuhan Yesus.
Dia bukan apa2, tidak ada artinya dlm kehidupan saya.
Saya menikah di usia sangat muda, sering terjadi konflik diantara Suami/Istri.
Tapi Puji Tuhan saya memiliki Anak pertama, seorang perempuan yg sangat lembut hatinya.
Dia bagaikan MALAIKAT pelindung saya.
Dia sll menjadi PENENGAH diantara kami.
Hubungan saya dan Anak sangat erat, bahkan kami BERSAHABAT.
Dia adalah Anak saya juga sahabat saya.
Di buku harian dia menulis bhw :
" Ibuku adalah idolaku ".
Saya berikan perhatian & kasih sayang kepadanya secara istimewa tapi dia tidak manja.
Krn saya seorg wanita karir, maka waktu masuk SMA saya masukkan dia ke Asrama Putri Gembala Baik di Bogor,
maksud saya spy dia aman dari pergaulan yg jahat di Jakarta.
Tgl 12 Jan 1995 siang, saya di telepon Anak saya dari Asrama di Bogor bhw dia sakit.
Segera saya jemput dia dan masukkan ke RS.
Karena tidak ada kamar VIP saya masukkan di bangsal, esok pagi saya berjanji akan pindahkan ke kmr VIP jadi saya bisa menunggunya.
Dia tersenyum dan berkata :
" Nggak apa2, Mama pulang aja, kan Mama capek kerja, nggak usah ditunggu ".
Saat itu kondisinya bagus, Dokter berkata tidak ada yg perlu dikhawatirkan.
Ternyata pd pk 22:00 saya mendpt telepon dari RS bahwa Anak saya koma dan ........
ANAK SAYA MENINGGAL DUNIA
pd subuh pk 04.00
dlm usia 16 thn 5 bln.
HATI SAYA HANCUR !!!!SAYA KEHILANGAN KEHIDUPAN SAYA !!!!!!!!!
Saya membenci semua orang termasuk Tuhan !!!Saya tidak bisa menerima keadaan ini dan....SAYA MENJADI GILA.
Secara fisik saya tidak terlihat gila,
tapi kalau kumat, saya mengamuk, mencoba bunuh diri, memaki2 dan menangis ....
Keadaan itu saya alami selama 2 thn.
Saya kehilangan pekerjaan,
Anak kedua tidak mau lagi tinggal dgn saya krn malu, untung Suami saya tabah.
Mula2 dgn sabar dia ajak saya ke Gereja,
walau kalau mendengar lagu2 Gereja dan ingat Anak, saya mengamuk dan menangis ber-teriak2.
Lama kelamaan Suami saya juga menjadi malu.
Dia jual rumah & mobil, kemudian mengajak saya pindah rumah.
Setelah pindah rumah keadaan bukan semakin baik, saya tetap saja GILA.
Saat Paskah thn 1997, Suami tergerak mengajak saya ke Gereja mengikuti ibadat jalan salib.
Suami sdh pasrah dan siap menerima keadaan jika tiba2 saya kumat lagi.
Tetapi ..........
sewaktu prosesi Jalan Salib dan Yesus jatuh ke tiga kalinya,
badan saya terasa hangat dan merasa Tuhan Yesus berkata :
" Inilah Ibumu "...........
" Waktu itu secara rohani saya disadarkan bahwa Bunda Maria pun sudah terlebih dulu mengalami hal yg sama dengan yg saya alami, yaitu kehilangan Anak yg dikasihinya.......Tetapi Bunda Maria menerimanya dgn tabah karena itu kehendak Bapa. "
Saya jatuh terduduk dan menangis,
Suami saya sudah ber-siap2 mengangkat saya keluar Gereja,
takut saya mengamuk lagi.
Tapi saya berkata :
" Tidak ..... biarkan saya sendirian ".
Saya terus menangis sampai jalan Salib selesai, bahkan sampai pulang kerumah....
Tetapi saya sudah tidak mengamuk lagi.
" Saat itu juga, depresi saya hilang dan saya sadar dari kegilaan saya. Saya memperoleh kehidupan saya kembali. Saya kuat menerima kenyataan. Saya mau berkata seperti Bunda Maria : " Terjadilah menurut kehendak-Mu ".
" Sejak saat itu, Devosi saya kpd Bunda Maria sangat kuat. Saya berdoa Rosario setiap pagi dgn rajin. Saya mengasihi dia. Bunda Maria adalah figur yg bisa mengembalikan kehidupan saya ..."
Kini saya adalah seorang Ibu yg berbahagia,
karenaTuhan mengaruniai saya 2 Anak,
Puji Tuhan.
" Saya berbahagia karena saya memiliki seorg Bunda yg selalu mendoakan saya. Dan saya selalu dekat dgn Sang Terang Yesus Kristus, Putra-nya....."
Sungguh saya mau berkata :
" Bunda Maria, aku mengasihimu ".
Bunda Maria , lemah lembut , sabar , penuh kebijaksanaan , penuh kesetiaan tinggi .
Kami mohon Bersama Putera - MU Tuhan Yesus ,
Dampingilah kami , bimbinglah kam dalam menjalani hidup kami , supaya kami memiliki hati Seperti Hati - MU dan mencerminkan Tauladan Putera - MU Tuhan Yesus serta Mencerminkan Tauladan Bunda Maria dengan tulus kesungguhan berkarya.
Doakanlah kami Ya...Bunda Maria..
Ave Maria...Ave Maria ...Ave ..Ave ...Maria..
Salam Kasih ...Salam Damai Sejahtera Suka Cita menyelimuti di hati kita semua.
Menurut KBBI, tuhan adalah zat yang menciptakan makhluk dan seluruh alam semesta; zat yang wajib disembah. Kata ini juga digunakan untuk merujuk pada segala sesuatu yang dianggap sebagai Tuhan, sebagaimana tercermin dalam kata turunan seperti bertuhan, menuhankan, dan mempertuhan.
Menurut Kitab Sucu Kristen, Tuhan itu Allah.
Kitab Ulangan 6:4: Menyatakan "Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!".
Kutipan Yesus: Dalam Injil Markus 12:29, Yesus mengutip ayat ini sebagai hukum yang terutama, yang kemudian diikuti dengan perintah untuk mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, akal, dan kekuatan.
Makna: Kalimat ini menegaskan keesaan Allah dan menjadi dasar bagi perintah untuk mengasihi Allah di atas segalanya.
Jadi menurut orang Kristen, Tuhan itu Allah.
Lalu apa itu Allah?
Pernyataan bahwa "Allah itu Roh" adalah keyakinan yang memiliki pemahaman berbeda dalam agama-agama. Dalam teologi Kristen, Allah memang adalah Roh (Yohanes 4:24), yang berarti tidak memiliki tubuh fisik dan merupakan sumber kehidupan. Namun, dalam Islam, roh (ruh) dipahami sebagai makhluk yang diciptakan Allah, yang keberadaannya hanya Allah yang tahu secara hakiki.
Dalam pandangan Kristen
Allah adalah Roh: Ayub 4:24 menegaskan bahwa Allah adalah Roh, sehingga penyembahan harus dilakukan "dalam roh dan kebenaran".
Allah itu Roh:
Yoh 4:24
Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."
Tidak berfisik: Ini berarti Allah Bapa tidak memiliki tubuh jasmani, meskipun Yesus datang ke dunia dalam wujud manusia.
Sumber kehidupan: Allah dianggap sebagai sumber dari segala kehidupan.
Roh Kudus: Konsep ini juga mengacu pada Roh Kudus yang merupakan pribadi ketiga dari Tritunggal yang terdiri dari Bapa, Anak (Yesus Kristus), dan Roh Kudus.
2. Siapakah Tuhan (Allah) orang Kristen? Yesus?
Kalau Yesus itu Allah, mengapa saat di salib dia mengeluh kepada Allah?
Mrk 15:34
Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eloi, Eloi, lama sabakhtani?", yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?
Yesus berdoa kepada Allah Bapa karena Dia adalah sepenuhnya Allah dan sepenuhnya manusia. Sebagai manusia, Yesus menunjukkan ketergantungan pada Allah Bapa, mengajar manusia untuk berdoa, dan menundukkan kehendak-Nya kepada kehendak Bapa. Doa-doa-Nya, termasuk seruan di kayu salib, menekankan esensi-Nya sebagai manusia yang menderita dan bergantung pada Allah, serta sebagai contoh bagi pengikut-Nya.
Penjelasan lengkap
Sifat manusiawi Yesus: Sebagai manusia, Yesus mengalami penderitaan, kesedihan, dan ketakutan layaknya manusia biasa. Seruan-Nya di salib menggambarkan penderitaan daging dan mental manusiawi-Nya yang sangat berat.
Mencontohkan doa: Yesus berdoa untuk memberikan teladan bagi manusia tentang cara bersandar kepada Allah, terutama di saat-saat sulit, untuk mendapatkan kekuatan, hikmat, dan penghiburan. Doa-doa-Nya mengajarkan kita untuk menundukkan kehendak kita di hadapan kehendak Allah.
Ketaatan kepada Bapa: Meskipun Yesus dan Bapa adalah satu dalam hakikat ilahi, Yesus tunduk pada rencana Allah Bapa untuk misi penebusan dosa manusia. Penyaliban adalah bagian dari rencana tersebut, dan doa-doa-Nya mencerminkan ketaatan-Nya pada rencana itu.
Menunjukkan kesatuan Allah: Permohonan Yesus bukan berarti Dia terpisah dari Allah, tetapi sebagai bagian dari Tritunggal (Allah Bapa, Allah Putra, dan Roh Kudus), Dia memiliki hubungan kekal dengan Bapa. Doa-Nya kepada Bapa memperlihatkan hubungan kekal dan kesatuan esensi ilahi antara keduanya.
JPS, 30 Oktober 2025.
**********
https://www.youtube.com/watch?v=qIwwuIw32w0
Mengapa Aku jadi Mualaf? Di Alkitab, YESUS BUKAN ALLAH & BERDOSA.Di ALQURAN YESUS SUCI TIDAK DISALIB
Menurut polemikus Islam, Yesus itu bukan Allah karena Yeus berdosa. Adapun dosa - dosa Yeus adalah:
Mencuri (menyolong) keldai orang hingga tidak mengembalikannya. (................................................................................................................................Kisah Yesus menunggang keledai ada di beberapa Injil,yaitu Matius 21:1-11 dan Yohanes 12:14-15. Kisah ini juga dicatat dalamMarkus 11:2-10.
Injil Matius: Mencatat dengan rinci persiapan Yesus saat memasuki Yerusalem dengan menunggangi seekor keledai muda dan bagaimana murid-muridnya menggenapi nubuatan yang terdapat dalam Zakharia 9:9.
Injil Yohanes: Menyebutkan bahwa Yesus menemukan seekor anak keledai dan naik ke atasnya, yang juga merupakan penggenapan dari nubuatan dalam Zakharia 9:9.
Injil Markus: Menggambarkan Yesus sebagai "Pencipta" yang memiliki otoritas atas semua binatang, yang menegaskan pemenuhan nubuat dalam Zakharia 9:9 dengan menunggangi anak keledai. Berkut teksnya
MENURUT MARKUS
Mrk 11:2
dengan pesan: "Pergilah ke kampung yang di depanmu itu. Pada waktu kamu masuk di situ, kamu akan segera menemukan seekor keledai muda tertambat, yang belum pernah ditunggangi orang. Lepaskan keledai itu dan bawalah ke mari.
Mrk 11:3
Dan jika ada orang mengatakan kepadamu: Mengapa kamu lakukan itu, jawablah: Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya ke sini."
Mrk 11:4
Merekapun pergi, dan menemukan seekor keledai muda tertambat di depan pintu di luar, di pinggir jalan, lalu melepaskannya.
Mrk 11:5
Dan beberapa orang yang ada di situ berkata kepada mereka: "Apa maksudnya kamu melepaskan keledai itu?"
Mrk 11:6
Lalu mereka menjawab seperti yang sudah dikatakan Yesus. Maka orang-orang itu membiarkan mereka.
Mrk 11:7
Lalu mereka membawa keledai itu kepada Yesus, dan mengalasinya dengan pakaian mereka, kemudian Yesus naik ke atasnya.
Mrk 11:8
Banyak orang yang menghamparkan pakaiannya di jalan, ada pula yang menyebarkan ranting-ranting hijau yang mereka ambil dari ladang.
Mrk 11:9
Orang-orang yang berjalan di depan dan mereka yang mengikuti dari belakang berseru: "Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan,
Mrk 11:10
diberkatilah Kerajaan yang datang, Kerajaan bapak kita Daud, hosana di tempat yang maha tinggi!" ****************************************** MENURUT MATIUS
Mat 21:1
Ketika Yesus dan murid-murid-Nya telah dekat Yerusalem dan tiba di Betfage yang terletak di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya
Mat 21:2
dengan pesan: "Pergilah ke kampung yang di depanmu itu, dan di situ kamu akan segera menemukan seekor keledai betina tertambat dan anaknya ada dekatnya. Lepaskanlah keledai itu dan bawalah keduanya kepada-Ku.
Mat 21:3
Dan jikalau ada orang menegor kamu, katakanlah: Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya."
Mat 21:4
Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi:
Mat 21:5
"Katakanlah kepada puteri Sion: Lihat, Rajamu datang kepadamu, Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda."
Mat 21:6
Maka pergilah murid-murid itu dan berbuat seperti yang ditugaskan Yesus kepada mereka.
Mat 21:7
Mereka membawa keledai betina itu bersama anaknya, lalu mengalasinya dengan pakaian mereka dan Yesuspun naik ke atasnya.
Mat 21:8
Orang banyak yang sangat besar jumlahnya menghamparkan pakaiannya di jalan, ada pula yang memotong ranting-ranting dari pohon-pohon dan menyebarkannya di jalan.
Mat 21:9
Dan orang banyak yang berjalan di depan Yesus dan yang mengikuti-Nya dari belakang berseru, katanya: "Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi!"
Mat 21:10
Dan ketika Ia masuk ke Yerusalem, gemparlah seluruh kota itu dan orang berkata: "Siapakah orang ini?"
Mat 21:11
Dan orang banyak itu menyahut: "Inilah nabi Yesus dari Nazaret di Galilea."
****************************************** MENURUT YOHANES
Yoh 12:12
Keesokan harinya ketika orang banyak yang datang merayakan pesta mendengar, bahwa Yesus sedang di tengah jalan menuju Yerusalem,
Yoh 12:13
mereka mengambil daun-daun palem, dan pergi menyongsong Dia sambil berseru-seru: "Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, Raja Israel!"
Yoh 12:14
Yesus menemukan seekor keledai muda lalu Ia naik ke atasnya, seperti ada tertulis:
Yoh 12:15
"Jangan takut, hai puteri Sion, lihatlah, Rajamu datang, duduk di atas seekor anak keledai."
************
Catatan saya (FJ): 1. Berdasarkan Matius 21: 3, jelas bahwa Yesus menggunakan keledai ini hanya untuk sementara, setelah itu, Ia mengembalikannya. Coba baca teks berikut dengan baik.
Jadi, berdasarkan teks itu, tidak benar bahwa Yesus mencuri atau menyolong keledai itu, karna dia mengembalikannya.
2. Berdasarkan Matius 21: 3,, Yesus mengatakan bahwa, Tuhan membutuhkannya. Dia. Siapakah Tuhan yang dia maksudkan di sini? Jawabannya adalah dirinya sendiri. Jadi, di teks ini, Yesus mengatakan bahwa Ia Tuhan.
Mrk 11:3
Dan jika ada orang mengatakan kepadamu: Mengapa kamu lakukan itu, jawablah: Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya ke sini."
Mat 21:3
Dan jikalau ada orang menegor kamu, katakanlah: Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya."
menurut Dondy Tan, lukisan wajah Yesus yang diimani orang Kristen itu palsu.
Lukisan itu aslinya adalah Wajah Yesus yang dilukiskan itu bukan asli dari Wajah dan Tubuh Yesus. Tetapi lukisan itu adalah
wajah dan tubuhnya Caecar Borgia,
anak haram dari Paus Alexnder ke - 6
Dibuat Tercengang! Anak Pendeta Tak
Berkutik Saat Dondy Tan Beberkan Fakta
JPS, 29 Oktober 2025.
Catatan saya (FJ) :
Menurut saya , lukisan Yesus itu diambil dari Yesus yang tertera pada kain yang dipakai Veronika ketika melap wajah Yesus. (
Kisah Veronika mengusap wajah Yesus tidak tercatat dalam Injil, melainkan berasal dari tradisi Gereja Katolik dan legenda. Kisah ini dikenal melalui Perhentian Salib Keenam, di mana Veronika mengusap wajah Yesus yang berlumuran darah dan keringat, dan gambar wajah Yesus kemudian tercetak di kainnya.
Asal mula legenda: Cerita ini muncul pada zaman jemaat awal, meskipun tidak ada catatan dalam Kitab Suci.
Perkembangan kisah: Kisah Veronika berkembang dalam tradisi, bahkan ada legenda yang mengatakan kain itu digunakan untuk menyembuhkan Kaisar Tiberius.
Perayaan: Tindakan kasih Veronika diperingati setiap tahun pada Perhentian Salib Keenam, yang terdapat dalam ibadah Gereja Katolik.
5 Philosophical Thoughts That Strengthen the Catholic Faith | @Gema Katolik
https://www.youtube.com/live/tdb1EC97BGE
Pemikiran tentang adanya Tuhan - 5 jalan pembuktian adanya Allah (Gerakan, Sebab akibat - kontingensi (Sgl sst bisa ada, bisa juga tidak ada) - - tingkat kesempurnaan - kepastian ( Tujuan akhir (Teleologi)-
Plato dan Agustinus - : Dinia ide dan kehausan jiwa akan Allah - . Menirit plato, ada 2 dunia, yakni inderawi dan dunia ide.
Aristoteles dan Hukum Moral Alamiah. Segala sesuatu punya tujuan (telos). . Kita
Gabriel Marcel - filsif Katolik - dan - Kebebasan sejati hanya terjadi kalau kita me.... Kebebasan kita memilki arah, yaitu menuju Allah (Yesus Kristus). Kebebasan sejati hanya ditemukan dalam kebenaran.
Kebeanaran itu ada - (melawan relativisme modern).
Agustinus ( dipengaruhi oleh Filsafat Plato.
Thomas Aquinas (dipengaruhi oleh Filsafat Aristoteles)