PANDANGAN CENDEKIAWAN MUSLIM TERHADAP KATOLIK
https://www.youtube.com/watch?v=1ib3BdQcezs
ZAINUL BAHRI
TIGA KEISTIMEWAAN GEREJA KATOLIK
Menurut Zairul Bahri (ZB) ,
ada 3 hal istiwewa dalam tradisi Gereja katolik (GK) ini
- Ketahanan dan keluwesan
(fleksibilitas). Ini yang membuatnya bisa bertahan dalam
gempuran modernisme dan sekularisme. Modernisme dan
sekilarisme berpusat pada manusia , di mana manusia bisa mengatur ,
menentukan dan menguasai segalanya . Kalau pada abad pertengahan,
pusatnya pada Gereja dan Tuhan tetapi semenjak .
Pada zaman modern ini , pusat itu bergeser kepada manusia.
Pada zaman ini GK masih tetap dianut dan dicintai oleh
jutaan manusia di dunia karena punya ketahanan,
keluwesan dan fleksibilitas. Kita ketahui Gereja katolik dalam soal
kepemimpinan bersifat hirarkis, tetap berada pada satu komando
tetapi orang tetap loyal pada Gereja katolik. Modernitas dan
modernisme membawa konsekwensi-konsekwensi yang sangat serius
bagi umat manusia , misalnya soal keterasingan dan penderitaan umat
manusia. Dalam situasi ini, GK mungkin tetap menjadi referensi dan
sandaran bagi jutaan umat manusia yang banyak merasakan dampak
dari hal-hal yang negatif dan dampak dari tragedi
modernisme. Saya pernah membaca satu artikel orang Katolik dari
Papua. Dia katakan, salah satu hal yang membuat Gereja Katolik
bertahan dan diminati oleh jutaan manusia modern
adalah karena 5C, yaitu: Culture = budaya; Comfort
= kenyamanan; Conduct = tingkah laku; Catholicism = Katolisisme (=Katolitas) ;
Community (= komunitas)?. ...... Mereka masih
butuh pemimpin top religius leader, dalam hal ini Paus atau
uskup Agung atau Uskup di tempat masing -masing di mana
religous leader itu bisa memberi kenyamanan (comfort), juga
bisa memperkuat solidaritas dalam komunitas . Saya pikir ini salah
satu alasan mengapa Gereja Katolik tetap bertahan dari gempuran
modreniatas yang salah satu produknya adalah menjauhkan orang dari
Tuhan (agama).
- Dewan Kepausan Dialog Antar
Agama.Pontificial Cuncil Interfaith Dialog = PCID) .
PCID benih berdirinya sekiatar tahun 1962 atau 1964
mengkampanyekan dialog anatar agama , agama besar dan kecil danb
mengundang tokoh-rokoh agama di seluruh dunia
untuk berdialog, baik secara teologis maupun soal sosiak dan
kemanusiaan serta berama problem di dunia ini. PCID ini
lahir dari Konsili Vatikan II (1962 - 1965). KV
sangat fenomenal dalam GK krn meneklarasikan suatu
terobosan teologis yang luar biasa yang brlum pernah
dilakukan oleh institusi keagamaan lain, selain Katolik.
Dalam KVV ada dokumen yang membicarakan Hubungan natar
umat beragama, yakni Nostra Aetate. Dalam dokumen ini, dikatakan
" Kasih sayang Tuhan tidak boleh digembok dalam tembok-tembok Gereja
saja". Kasing sayang Tuhan juga ada pada
agama-agama besar. dan agama-agama yang dianut oleh umat manusia.
Juga kesucian, kebenarandan kemuliaan juga ada pada agama-agama
lain. , tak hanya diniliki secara absolut oleh Gereja Katolik.
Saya (ZB) kira itu pengakuan yang luar biasa. GK
melalui KV II mengakui bahwa agama-agama yang dianut oelh umat
manusia meruapakan jalan atau cara untuk mengungkap misteri
tentang ketuhanan dan kemanusiaan. Bahkan
masih menurut KV II , seorang ateius pun sejauh mengikuti kata hatinya,
mungkin diselamatkan oleh Tuhan. Pengakuan ini khas pada
Katolkik karena pada istitusi -institusi agama lain belum ada
pengakuan seperti itu di mana ada kebenaram , kemuliaan dan keselamatan
pada agama-agama lain, selain agamanya sendiri. Nah, Katolik
berani melakukan terobosan ini. ..............
- Ucapan Selamat Hari Raya Vatikan kepada umat
Muslim di seluruh dunia terutama kepada Al Azhar
di Afrika, . Suarat -surat itu diterjemahkan ke
dalam Bahasa Indonesia oleh Dr Aan Rukmana . dosen Universitas
Paramadina . Surat-suaray itu dikumpulkan sejar 1962 - 2011.
Katolik memiliki tradisi literasi yang baik dan bagus di
mana mereka mau mengucapkan selmat Hri Raya Idulfitri.
kepaa lenbaga-lembaga Tinggi Islam. . Dalam ucapan itu,
mereka juga menyertakan ajakan untuk membangun toleransi, mememrangi
kezaliman di sluruh dunia, rerorisme, kemiskinan .
GK concern dengan tema-tema social itu dan mengajak umat untuk
sama-sama berpartisipasi. Juga ada seruan untuk
sama-sama untuk menjaga lingkungan. Pada komunitas
Islam yang melakukan tradisi seperti ini adalah para
sufi. Untuk kaum Muslim. untuk mengucapakan
Selamat Natal kepada Komunitas Kristen (Katolik) masih menuai
perdebatan. Mengapa? Mungkin karena Islam masih kuat memegang pendekatran
/ tradisi Teologis. Agar berbeda denga Katolik, yang
sudah berpijak pada pendekatan / tradisi
Filosofis dan Mistik ysng mana semua itu
lebih humanis. Dulu Muslim pada masa-masa keemasan, terutama
pada zaman keemasan Islam, Muslim belajar pada tradisi Yunani,
tradisi Zoroaster, Tradisi Yahudi dan Hindu, lalu Islam menemukan
masa keemasannya dalam bidang Ilmu pengetahuan dan
Filsafat. Pada abad 20 atau 21, tidak ada salahnya ,
jika kita kaum Muslim belajar dari tradisi literasi yang tinggi dari
GK
JPS, 30 Mei 2025.
Gereja Katolik itu sangat dinamis, berkekuatan, punya daya tahan
Menurut gus...., yang mengutip tulisan seorang Katolik Papua, dalam Gereja Katolik ada 5 nilai yang dihayati, yakni:
- Catholicism = Katolisasi
- Culture = Budaya = merawat budaya
- Comfort = nyaman
- Conduct = perilaku
- Community = komunitas
JPS, 6 Feb. 2026.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar