Rabu, 04 Februari 2026

PANDANGAN CENDEKIAWAN MUSLIM TERHADAP KATOLIK

 PANDANGAN CENDEKIAWAN MUSLIM TERHADAP KATOLIK 



https://www.youtube.com/watch?v=1ib3BdQcezs


ZAINUL BAHRI

TIGA KEISTIMEWAAN GEREJA KATOLIK


 


 

Menurut  Zairul Bahri (ZB) , ada 3 hal  istiwewa dalam tradisi Gereja katolik  (GK) ini 

  1.  Ketahanan dan keluwesan (fleksibilitas).  Ini yang membuatnya  bisa bertahan dalam gempuran  modernisme dan  sekularisme.  Modernisme dan sekilarisme berpusat pada manusia , di mana manusia  bisa mengatur , menentukan dan menguasai segalanya .  Kalau pada abad pertengahan, pusatnya pada Gereja  dan  Tuhan  tetapi semenjak  . Pada zaman modern ini , pusat itu  bergeser kepada manusia.  Pada zaman ini GK masih tetap dianut  dan dicintai oleh  jutaan  manusia di dunia  karena punya  ketahanan, keluwesan dan fleksibilitas.  Kita ketahui Gereja katolik dalam soal kepemimpinan bersifat hirarkis, tetap berada pada satu komando   tetapi orang tetap loyal pada Gereja katolik.  Modernitas dan modernisme  membawa konsekwensi-konsekwensi yang sangat  serius bagi umat manusia , misalnya soal keterasingan dan penderitaan umat manusia.  Dalam situasi ini, GK mungkin tetap menjadi referensi dan sandaran  bagi jutaan umat manusia  yang banyak merasakan dampak dari  hal-hal yang negatif dan dampak dari  tragedi modernisme.  Saya pernah membaca satu artikel orang Katolik dari Papua.  Dia katakan, salah satu hal yang membuat Gereja Katolik bertahan  dan diminati oleh jutaan  manusia modern  adalah   karena 5C, yaitu:  Culture = budaya;  Comfort = kenyamanan; Conduct = tingkah laku; Catholicism = Katolisisme (=Katolitas) ;  Community (=  komunitas)?.  ...... Mereka  masih  butuh  pemimpin top religius leader, dalam hal ini  Paus atau uskup Agung atau Uskup  di tempat masing -masing di mana  religous leader itu bisa memberi kenyamanan  (comfort), juga  bisa memperkuat solidaritas dalam komunitas  . Saya pikir ini salah satu alasan mengapa Gereja Katolik tetap bertahan dari gempuran modreniatas yang salah satu produknya adalah menjauhkan orang dari Tuhan  (agama). 
  2. Dewan Kepausan  Dialog Antar Agama.Pontificial  Cuncil Interfaith  Dialog = PCID) . PCID  benih berdirinya  sekiatar tahun 1962 atau 1964  mengkampanyekan dialog anatar agama , agama besar dan kecil danb mengundang tokoh-rokoh agama   di seluruh dunia  untuk  berdialog, baik secara teologis maupun  soal sosiak dan kemanusiaan serta berama problem di  dunia ini.   PCID ini lahir dari Konsili Vatikan II (1962 - 1965).   KV   sangat fenomenal dalam GK   krn meneklarasikan suatu terobosan teologis  yang  luar biasa  yang brlum pernah dilakukan oleh institusi keagamaan lain, selain  Katolik.    Dalam KVV  ada  dokumen yang membicarakan Hubungan natar umat beragama, yakni Nostra Aetate.  Dalam dokumen ini, dikatakan " Kasih sayang Tuhan tidak boleh digembok dalam tembok-tembok Gereja saja".   Kasing sayang Tuhan juga ada pada agama-agama  besar. dan agama-agama  yang dianut oleh umat manusia.   Juga kesucian, kebenarandan kemuliaan juga ada pada agama-agama lain. , tak hanya diniliki secara absolut oleh Gereja Katolik.   Saya  (ZB) kira  itu pengakuan yang luar biasa.  GK melalui KV  II mengakui bahwa agama-agama yang dianut  oelh umat manusia meruapakan  jalan atau cara untuk mengungkap  misteri tentang  ketuhanan  dan kemanusiaan.   Bahkan  masih menurut KV II , seorang ateius pun sejauh mengikuti kata hatinya, mungkin diselamatkan oleh  Tuhan.   Pengakuan ini khas pada Katolkik karena  pada istitusi -institusi agama lain  belum ada pengakuan seperti itu di mana ada kebenaram , kemuliaan dan keselamatan pada agama-agama lain, selain agamanya sendiri.   Nah, Katolik berani melakukan terobosan ini.  .............. 
  3. Ucapan Selamat Hari Raya Vatikan  kepada umat Muslim di seluruh dunia  terutama  kepada Al Azhar  di  Afrika,    . Suarat -surat itu  diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Dr Aan Rukmana  . dosen Universitas Paramadina  . Surat-suaray itu dikumpulkan sejar 1962 - 2011.  Katolik memiliki  tradisi literasi yang baik dan bagus  di mana  mereka mau mengucapkan  selmat Hri Raya  Idulfitri. kepaa lenbaga-lembaga Tinggi Islam.   . Dalam  ucapan itu, mereka juga menyertakan ajakan untuk membangun toleransi, mememrangi  kezaliman di sluruh dunia,  rerorisme,  kemiskinan  . GK  concern dengan tema-tema social itu dan mengajak umat untuk  sama-sama berpartisipasi. Juga  ada seruan untuk  sama-sama  untuk  menjaga  lingkungan.  Pada komunitas Islam yang melakukan  tradisi seperti ini adalah para  sufi.    Untuk kaum  Muslim.  untuk mengucapakan Selamat Natal kepada Komunitas Kristen (Katolik)  masih menuai perdebatan. Mengapa? Mungkin karena Islam masih kuat memegang pendekatran / tradisi Teologis. Agar berbeda denga Katolik, yang   sudah  berpijak pada   pendekatan / tradisi  Filosofis  dan  Mistik  ysng mana  semua itu  lebih humanis.  Dulu Muslim pada masa-masa keemasan, terutama pada  zaman keemasan Islam, Muslim belajar pada  tradisi Yunani, tradisi Zoroaster, Tradisi Yahudi dan Hindu,  lalu Islam menemukan masa keemasannya dalam  bidang Ilmu pengetahuan dan  Filsafat.  Pada abad  20 atau 21,  tidak ada salahnya , jika kita  kaum Muslim belajar dari tradisi literasi yang tinggi dari GK 

 

JPS, 30 Mei 2025. 

 

 


Gereja Katolik itu sangat   dinamis, berkekuatan, punya daya tahan 

Menurut gus....,  yang mengutip tulisan seorang  Katolik Papua, dalam Gereja  Katolik ada 5 nilai yang dihayati, yakni: 

  1.  Catholicism   =  Katolisasi
  2. Culture = Budaya = merawat budaya
  3.  Comfort = nyaman
  4. Conduct = perilaku
  5. Community = komunitas
JPS, 6 Feb. 2026. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar