Setelah thaun 2005, Irak menjadi negara berbeda. Perang, konflik sektarian terjadi, Gereja dibakar, orang mengungsi. Kaum minoritas, termasuk Katolik menjadi korban dalam bayang - bayang perang. Masyarakat mengungsi. Jumlah umat Katolik menyusut dari 1 juta orang tersisa sekitar 250.000. Meski demikian, doa, misa diadakan dan sakib tetap diadakan di wilayah Erbil m tetaptnya kota Angkawa, ada sekolah Katolik , Mackarda (?) . Di situ berkumpul anak-anak , baik Katolik, maupun non Katolik, yakni Muslim, Yasidi berusaha hidup dalam damai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar