Gereja Katolik lahir tahun 33 Masehi, saat Perayaan Pentekosta d Yerusalem. Pentekosta adalah momen turunnya Roh Kudus kepada para rasul (murid) Yesus.
Sebelum itu, pada saat Yesus masih hidup, dia sudah menyiapkan gembala untuk menuntuk kawanan domba, yakni orang-orang yang percaya kepadaNya. Para Murid itu awalnya 12 orang. Mereka adalah, Simon Petrus, Andreas, Yakobus, Yohanes, Philipus, Bertolomeus, Thomas, Yudas Anak Alfeus, Yudas Iskariot. Matius, Simon orang Zelot, Yakobus anak Zededeus. (Markus 3: 13 - 19); Matius 10: 1-4: Lukas 6: 12 - 16).
Yesus memilih mereka agar menjadi penjala manusia (Matius 4: 18 - 22).
Petrus di[ilih untuk menjadi gembala atas domba-dombaNya. (Yohnes 21: 15 - 17).
JPS, 21 Januari 2026.
2. Gereja Memanas: Deky Ngadas Senggol Uskup, Romo Bayu Bereaksi
Memisahkan diri hingga kembali ke Roma. Perjalanan Gereja Katolik Armenia
https://www.youtube.com/watch?v=a-geiVCNP-c
Ada ordo Fransiskan yang melayani di Armenia.
Gereja Katolik Ritus Timur Armenia.
Umat Katolik Armenia, - Administrasi Apostolik Kaukasus, terdiri dari 12 paroki.
Umat Katolik Ritus Timur - adi di 7 negara, ada 44 paroki.
GEREJA KATOLIK DIBURU,DIHANCURKAN,DIBASMI!
Tapi Tak Pernah MATI! DARI MARTIN LUTHER HINGGA KOMUNISME!
https://www.youtube.com/watch?v=RGG59wPqHok
Note, salah satu dampak solusi perang 30 tahun (1618 hingga 1648) antara Katolik vs Protestan . Perjanjian Westfalen tahun 1648 mengakhiri perang 30 tahun itu. Perang itu mengakui kesetaraan kedua agama .
Perjanjian Westfalia , antara laian berisikan: semua pihak (baik Katolik maupun Protestan - mengakui perdamaian Ausburg 1555 yang mengatakan hawa pangeran kerajaan berhak menentukan agama (Katolik, Kalvinis, Lutherean) bagi kerajaan / negaranya. Di sini berlaku prinsip cuius regio, eius religio / Whose region, his religion) ( agama penguasa, menjadi agama orang yang dikuasai).
Pengakuan kedaulatan seorang raja atas agama wilayahnya, sebelumnya didasarkan pada asas "ubi unus dominus, ibi una sit religio", yaitu di mana ada seorang penguasa, di sana hanya ada satu agama penguasa. Pada perdamaian Augsburg ini para raja boleh memilih agamanya sendiri. Kemudian warga yang tinggal di wilayahnya wajib mengikuti agama pilihan raja tersebut. Hal ini tercantum dalam asas "reservatum ecclesiasticum". Para uskup yang berpindah agama dari Katolik ke Protestan setelah tahun 1552, dan mengalami perampasan harta, akan menerima ganti rugi setelah perdamaian ini. Ganti rugi ini dilakukan oleh orang-orang yang merebut hak milik mereka.[3] Asas fundamental ini juga menyebabkan perpindahan penduduk, dari satu wilayah ke wilayah lain dalam satu negara, karena agama penduduk wilayah tersebut berbeda dengan agama yang dipilih raja. Walaupun iman Protestanisme memperoleh pengakuan resmi dan mendapat wilayah khusus, hak mereka tidak terjamin secara yuridis. Perdamaian ini berlaku sebagai ketetapan gereja dalam Kekaisaran Jerman hingga dideklarasikannya Perdamaian Westfalen pada tahun 1648. Pada tahun 1556, kaisar Karl V turun takhta dan mengasingkan diri ke sebuah biara, lalu meninggal dua tahun kemudian.[3] Sebelum turun takhta, sang kaisar membagikan wilayah kekuasaannya kepada dua anaknya, yaitu Philip I di wilayah Spanyol dan Ferdinand I di wilayah Eropa Tengah yang terdiri dari: Austria, Bohemia, dan Hungaria. Perdamaian Augsburg pertama kali dilanggar oleh Ferdinand II dari Styria, saat terpilih sebagai Raja Bohemia. Dia menjalankan kebijakan diskriminasi agama, bahkan menutup beberapa gereja Protestan yang merupakan awal mula terjadinya peristiwa Pelemparan di Praha, yang juga sekaligus menandai dimulainya Perang Tiga Puluh Tahun.[4]
JPS, 16 Juli 2025. , diedit 7 Mei 2026.
3. Church of Nativity (Gereja Kelahiran Yesus) di Betlehem, Palestina / Israel
https://www.youtube.com/shorts/G7k9mtrWDwM
Church of Nativity (Gereja Kelahiran Yesus) sudah berdiri lebih dari 1700 tahun.
Sekitar tahun 326 M, Gereja ini dibangun oleh Kaiser Romawi, Konstantinus 1 dan Ibunya yakni Helena.
Tahun 539 M, Gereja ini sempat dihancurkan oleh pasukan pemberontakan Samaria. lalu diabangun kembali oleh Kaiser Binzantium , Yustinus I
Tahun 604 M ada invasi Persia. Namun Gereja ini tidak dihancurkan karena ada lukisan 3 orang Majus yang sangat menarik di dalam Gereja. Orang Persia dengan lukisan orang majus itu.
Tahun 2012 , Gereja ini mendapat pengakuan UNESCO sebagai situs warisan sejarah dunia I di Palestina / Israel. .
Gereje ini sekarang dikelola oleh 3 denominasi
Gereja Ortodoks Yunani , Gereja Katolik Roma dan Gereja Apostolik Armenia mengelola situs bersejarah ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar