Minggu, 24 November 2024

BELAJAR DARI PEBISNIS DAN ATLET ( BADMINTON, SEPAK BOLA) KATOLIK

BELAJAR DARI  PEBISNIS  DAN ATLET  ( BADMINTON, SEPAK BOLA)  KATOLIK

BELAJAR DARI  PEBISNIS


1. Irwan Hidayat. 



Irwan Hidayat, alah satu  pemilik Jamu Sido Muncul. Dia dan saudara-saudaranya berhasil  mengembangkan perusahan Jamu Sidomuncul dari  perusahan tradisional menjadi  perusahan   fo internasional.  Sido Muncul merupakan perusahan keluarga.  Irwan dan saudara-saudaranya mengembangkan perusahan dengan semangat kekeluargaan.  Orang tua Irwan mendidik anak-anaknya agar berlaku baik, benar dan jujur, serta menjunjung tinggi persatuan.  Jangan pernah boleh  bernatan dlam keluarga,   beda pendapat boleh tapi jangan sampai berantem.  Orang  tua Irwan  mendidik anak-anak sesuai fisosopi Tionghoa: If the family harmony, the yellow land become gold (Kalau keluarga rukun, tanah tandus menjadi emas)..  Selain itu usaha harus dilandasi ilmu pengetahuan (copas perusahan yang  sudah ada, misalnya Farmasi), bekerja sama dengan oranf lain, hidup dengan jujur, penuh cinta, patuh dan hormat pada orang tua,  kasih pada Tuhan , diri sendiri dan sesama, termasuk kepada karyawan.  Usahakan hindari konflik. Salah satu kesuksesan meraka, adalah sikap mengalah. "Orang tua / kakak mengalah terhadap  yang  lebih muda.. Belajarlah   untuk membangun jarinngan (link).   ". 



JPS,  2 Desember 2024. 



********

ATLET:

1. JONATHAN  CHRISTIE

    Jonathan  Christie adalah  atlet nasional cabang olahraga badminton.  Dia bermain badminton hingga mencapai kejuaran, termasuk Ell England  2024. Jonatan berhasil mengalahkan Anthony Ginting dalam All Indonesian Final dengan skor 21-15, 21-14.Jonatan menjadi orang Indonesia pertama yang menjuarai tunggal putra All England sejak 1994. Hariyanto Arbi adalah orang Indonesia terakhir yang menjadi juara tunggal putra All England.

 Jonathan  Christie beragama Katolik. Salah satu kekhasannya adalah membuat tanda salib, terutama setelah pertandingan selesai, baik   saat meang maupun saat kalah. Saya teringat pada Minggu, 24 November 2024, dia bermain di final  China Master 2024, melawan  Anders ANTONSEN, Dia kalah dengan skor  31- 16, 21 - 13.

Videonya  bisa  dilihat di link berikut: 

 Meski kalah dia tetap membuat tanda salib.  Mengapa membuat tanda salib?  Bagi orang percaya , salib adalah hikmat dan kekuatan Allah. 

1kor 1:18Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.

1kor 1:19Karena ada tertulis: "Aku akan membinasakan hikmat orang-orang berhikmat dan kearifan orang-orang bijak akan Kulenyapkan."

1kor 1:20Di manakah orang yang berhikmat? Di manakah ahli Taurat? Di manakah pembantah dari dunia ini? Bukankah Allah telah membuat hikmat dunia ini menjadi kebodohan?

1kor 1:21Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil.

1kor 1:22Orang-orang Yahudi menghendaki tanda dan orang-orang Yunani mencari hikmat,

1kor 1:23tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan,

1kor 1:24tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah.


JPS, 25 November 2024. 


..............

2.Marcelino      Ferdinan


https://www.youtube.com/watch?v=xJQxsCz2wDQ




JPS, 25 November 2024. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar