Senin, 08 Juli 2024

YESUS SEBAGAI TUHAN, KARENA MELAKUKAN MUJIZAT ?

 YESUS SEBAGAI TUHAN, KARENA MELAKUKAN MUJIZAT  ? 


Atas  dasar apa, Yesus  menjadi  Tuhan, karena mukjizat? 


Dalam Kitab suci,  ada kisah ,  Yesus membangkitkan orang mati, misalnya Lazarus.  (Yoh 11: 1-44). Larazus  sakit, lalu meninggal. Keluarganya menguburkan dia. Lalu Yeus datang. Dia  memabgkitkan Lazarus dari kematian.

Dalam Alkitab Perjanjian Lama,  Nabi Yeheakiel  mengumpulkan tulang-tulang , lalu dengan mukjizat daging itu ada tulang dan orang yang meninggal itu hidup lagi. 


Antara Yesus  dan Yehekiel,  lebih  hebat siapa?    Mengpa bukan Yeheskiel atau nabi-nabi yang melakukan mujizat besar lainnya, seperti  Musa  yang   menjadi Tuhan?. Tentang  kisah  Nabi Yeheskiel  membankgtikan orang mati  bisa dibaca di  Yehekiel   37: 1-14


Yehezkiel 37:1-14

Konteks

Kebangkitan Israel

37:1 Lalu kekuasaan TUHAN meliputi aku g  dan Ia membawa aku ke luar dengan perantaraan Roh-Nya h  dan menempatkan aku di tengah-tengah lembah, i  dan lembah ini penuh dengan tulang-tulang 2 . j  37:2 Ia membawa aku melihat tulang-tulang itu berkeliling-keliling dan sungguh, amat banyak bertaburan di lembah itu; lihat, tulang-tulang itu amat kering. 37:3 Lalu Ia berfirman kepadaku: "Hai anak manusia, dapatkah tulang-tulang ini dihidupkan kembali?" Aku menjawab: "Ya Tuhan ALLAH, Engkaulah yang mengetahui! k 37:4 Lalu firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah mengenai tulang-tulang ini dan katakanlah kepadanya: Hai tulang-tulang yang kering, dengarlah firman TUHAN! l  37:5 Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada tulang-tulang ini: Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali. m  37:6 Aku akan memberi urat-urat padamu dan menumbuhkan daging padamu, Aku akan menutupi kamu dengan kulit dan memberikan kamu nafas hidup, supaya kamu hidup kembali. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN. n 37:7 Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan kepadaku; dan segera sesudah aku bernubuat, kedengaranlah suara, sungguh, suatu suara berderak-derak, dan tulang-tulang itu bertemu satu sama lain. 37:8 Sedang aku mengamat-amatinya, lihat, urat-urat ada dan daging tumbuh padanya, kemudian kulit menutupinya, tetapi mereka belum bernafas. 37:9 Maka firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah kepada nafas hidup o  itu, bernubuatlah, hai anak manusia, dan katakanlah kepada nafas hidup itu: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Hai nafas hidup, datanglah dari keempat penjuru angin, p  dan berembuslah ke dalam orang-orang yang terbunuh ini, supaya mereka hidup kembali." 37:10 Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan-Nya q  kepadaku. Dan nafas hidup itu masuk di dalam mereka, sehingga mereka hidup kembali 3 . Mereka menjejakkan kakinya, suatu tentara r  yang sangat besar. 37:11 Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, tulang-tulang ini adalah seluruh kaum Israel. Sungguh, mereka sendiri mengatakan: Tulang-tulang kami sudah menjadi kering, dan pengharapan kami sudah lenyap, kami sudah hilang. s  37:12 Oleh sebab itu, bernubuatlah dan katakan kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Sungguh, Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu, hai umat-Ku, dari dalamnya, dan Aku akan membawa kamu ke tanah Israel 4 . t  37:13 Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, u  pada saat Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu, hai umat-Ku, dari dalamnya. v  37:14 Aku akan memberikan Roh-Ku w  ke dalammu, sehingga kamu hidup kembali dan Aku akan membiarkan kamu tinggal x  di tanahmu. Dan kamu akan mengetahui bahwa Aku, TUHAN, yang mengatakannya dan membuatnya, demikianlah firman TUHAN. y "



Simak  Dondy Tan (https://www.youtube.com/shorts/R7Zpv7NAZZ0)


Tanggapan saya. 


Menurut Dondy Tan,  standar / barometer ketuhanan Yesus adalah   mukjizat. 

Pertenyaannya, apa benar Yesus  menjadi Tuhan karena melakukan mukjizat? 

Hemat saya  tidak. Lalu apa  standar atau barometer, sehingga Yesus  sebagai Tuhan?

Menurut saya  Barometernya adalah  FIRMAN  (SABDA) Tuhan itu sendiri.  (Yoh 1: 1 - 1 18). 

"Pada muanya adalah Firman, Firman itu bersama, sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa  dia tidak ada suatu pun yanbg jadi dari segala yang twlah dijadikan. Dalam dia ada hidup dan hidup itu adalah terang dunia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. Sabda itu telah menjadi manusia dan tinggal diantara kita. "


JPS, 8 Juli 2024. 




_______



Tidak ada komentar:

Posting Komentar