Rabu, 05 Juni 2024

KATEKESE

 KATEKESE

1. MEMBUAT TANDA SALIB 

✝️ MEMBUAT TANDA SALIB 


Pak Wily, Pak Herman, dan Pak Tedy duduk dan mau makan bersama.


Sebagai orang Katolik yang taat, mereka pun berdoa. Ketiganya membuat tanda salib. 


Pak Wily mengucapkan, 

"Atas nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus"


Pak Herman mengucapkan, 

"Demi nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus"


Pak Teddy mengucapkan,

"Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus"


Pertanyaannya, teks doa siapa yang benar)❓


Pak Willy bilang, Bapak saya guru mengajari saya, pakai

 Atas nama.....


Pak Herman bilang, 

Bapak saya anggota Dewan Paroki, mengajari saya, 

Demi nama.....


Pak Teddy bilang, Bapak saya Prodiakon mengajari saya, 

Dalam nama...


Dalam sebuah pertemuan, Pak Goris Keraf yang Profesor Bahasa Indonesia dan dulu dosen di Universitas Indonesia membedakan arti kata :

Atas dan Demi 


Atas berarti mewakili seseorang. 

Misalnya, atas nama bupati. 


Demi, digunakan dalam sebuah sumpah. 


Juga Pater Niko Hayon yang Doktor Liturgi dan dulu Dosen Liturgi menjelaskan kata "dalam"  saat kita membuat tanda salib. Artinya:

 Masuk dan bersatu dengan kesatuan Bapa, Putera dan Roh Kudus. 


Membuat tanda salib bukan untuk mewakili Bapa, Putera dan Roh Kudus. 


Maka hindari penggunaan kata Atas.


Membuat tanda salib, bukan juga untuk bersumpah. Hindari penggunaan kata Demi


Maka yang benar adalah : "

Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus."


Ketika membuat tanda salib, kita menyatakan iman kita kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus. 


Hidup kita bersifat Trinitaris. 

Hidup dalam cinta Tritunggal. 


Hidup dalam cinta Bapa yang mencipta, hidup dalam cinta Putera yang menebus dan hidup dalam cinta Roh Kudus yang menghidupkan. 


Dalam Injil Yesus berkata: 

Baptislah mereka Dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.


Bukan baptislah mereka atas nama atau demi nama.


Hari ini kita merayakan pesta Allah Tritunggal Mahakudus, Bapa dan Putera dan Roh Kudus. 


Peran Tritunggal dalam hidup kita, sudah kita rayakan dalam tiga pesta gerejani. 


Ketika merayakan Pesta Natal, kita merayakan Cinta Bapa yang mengutus Puteranya ke dunia untuk menyelamatkan manusia. 


Ketika merayakan Pekan Suci dan Paskah, kita merayakan cinta Putera yang menderita lalu bangkit untuk menyelamatkan manusia. 


Minggu lalu kita merayakan Pentakosta. 

Kita merayakan cinta Roh Kudus yang menghidupi dan menyelamatkan manusia. 


Mari kita satukan, kita merayakan cinta Bapa, cinta Putera dan cinta Roh kudus.


Selamat merayakan Hari Raya Tritunggal Maha Kudus!


"UNA SUBSTANTIA, TRES PERSONAE"

(Satu hakekat, tiga pribadi)


Berkah Dalem Gusti.✝️



Mohon di-share agar Umat Katolik paham, hal sêpélé yang perlu di-sosialisasi-kan


Sumber: WAG   FLOBAMORA  yang diposting oleh Pa Alo Noson.

https://web.whatsapp.com/


JPS, 5 Juni 2024

**********

2.  4 pilar  tugas  Gereja

2.1. Pelayanan (Diakonia)

2.2. Pewartaan (kerygma)

2.3. Ibadat (Luturgi)

2.4. Martyria (Kenabian) / Kesaksian


Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20240605152925-20-1106273/kwi-tolak-privilese-kelola-tambang-dari-jokowi

**********


3. Lima (5) kekeliruan Orang Katolik

Berikut  ini adalah lima (5) kekeliruan atau kelalalian yang dilakukan oleh orang Katolik yang harus segera dibenahi:
3.1.Kekeliruan dalam menyebut "Tuhan Allahku"  atau  "Allah Tuhanku". Ternyata  banyak orang Katolik yang masih bingung dengan hal  ini. Alkitab selalu menyebutkan Tuhan Allahku, buka Allah Tuhanku.  Kalau  tidak  percaya silahkan  buka Alkitab anda.  Dalam iman Katolik, Allah bukanlah nama  yang disembah  oleh umat Katolik.  Sesungguhnya kata Allah berarti sang sesembahan.  Alkitab menyebut Tuhan Allahku  (Ul 6:4) yang berarti  Tuhan sang sesembahanku . 
3.2. Kelalaian membaca Alkitab. Alkitab hanya di lemari . Aplikasi Alkitab benyak beredar  tetapi tidak diunduh . Bagaimana  kita  mengenal Gereja  Katoli  dan iman akan Yesus  bila kita  tidak membaca Alkitab? Kita umat Katolik haruslah dewasa dalam arti  harus memiliki kesadaran sendiri untuk membaca Alkitab. Mengapa membaca Alkitab?  Alkitab  adalah  buku yang diilhami oleh Allah yang  berguna untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran (2 Tim 3:16)
3.3. Tidak perlu aktif dalam kegiatan lingkungan, yang penting  kewajiban ke Gereja  tiap hari Minggu  beres.  Sebagai orang Katolik kita  harusnya punya greget  untuk berpartisipasi dalam kegiatan lingkungan.  Kita  harus ingat bahwa umat di Lingkuangan merupakan anggota Gereja yang  mudah dan dekat ubtuk  dijangkau. Dengan demikian, perlu mendapatkan perhatian utama. 
3.4.Anggapan bahwa semua agama itu sama dan yang penting berbuat baik.  Kalau memang semua agama itu sama  maka tidak perlu ada agama. Jika yang penting itu berbuat baik saja  maka  tidak perlu adanya Tuhan. Orang Katolik harus menyadari bahwa kebenaran itu berbeda dengan kebaikan . Pertama-tama kita  harus menerima kebenaran itu  dan  hidup dalam kebenaran itu, maka segala perbuatan baik akan datang kepada kita. Kebenaran  itu adalah Allah sendiri. 
3.5. Kelalaian untuk ke Gereja tiap hari Minggu. Salah satu perintah Gereja adalah agar umat Katolik pergi ke Gereja pada hari Minggu dan pada Hari Raya yang ditentukan misalnya  Hari Rabu Abu, Kamis Putih, Jum'at Agung, dll. Pada kenyataannya banyak yang memilih untuk piknik daripada  pergi ke Gereja untuk merayakan Ekaristi. 

JPS, 20 Juni 2024. 

*****

KISAH  SALIB KORDOBA:

Ada kisah tentang Salib Kordoba. . Ada seotang poendosa  datang ke pastor untuk mengaku  dosa. Karena  sudah serting  dan  tidak ada perubahan pada  pendosa ini. Pasot menacam  tak mau mengmpuni lagi. Tetapi setelah membuat kesalahan terakhir, ternyata  ia  tidak  bertobat, tidak berubah  juga.  Pastotr menghkal, kesel, tak  mau  mengampuni  pendosa itu, sementara sang  pendosa sangat mengharapapkan pengampunan, tapi  pastor tetap keukeh. Maka ada suatu keanehan  terjadi n. Salib yang berada di depan mereka, tangan  dan lengan  kanannya   jatuh menjuntau, seolah    mau  menjangkui tangan menyelamatkan  dan mengampuni   pendosa itu.   Melihat peristiwa itu  kondisi itu Pasror  mengampuni  dosa  dorang itu, karena Yeuss mengampunininya. 




https://www.youtube.com/watch?v=me57OccbgvM

https://www.youtube.com/watch?v=dcux1bfjtvg


SEMUT MENGOTONG GAMBAR YESUS








JPS, 24 Juni 2024.




Apa  tujuan iman (beriman)?   Menurt surat pertama Sr. Petus   , tujuan iman adalah keselamatan jiwa. (1Petus  1:9). 

JPS, 24 Juni 2024



CARA menyembah SALIB


 


JPS, 24 Juni 2024



Tidak ada komentar:

Posting Komentar