Sabtu, 08 Februari 2025

APAKAH DAN SIAPAKAH YESUS?

 APAKAH DAN SIAPAKAH YESUS ?



https://www.kompas.com/skola/read/2021/09/16/130000369/7-jenis-kata-tanya-dan-contohnya

Apakah  Yesus  itu" 

Apa (apakah)   adalah kata tanya untuk mengetahui keadaan atau perbuatan . 


Apakah dan Siapakah Yesus? Yesus itu Firman Allah yang menjadi Manusia?

Menurut KBBI.  Kata tanya APA itu digunakan utk menanyakan suatu keadaan atau perbuatan. 

Lalu berkaitan dengan Yesus, apakah Yesus? Yesus adalah Firman Allah yang menjadi manusia. (Yoh 1,:14); Yesus itu Penyelamat manusia dari kematian karena dosa (Matius 1:21).

Siapakah Yesus itu? ,

1.  Yesus itu Tuhan. Hal ini berdasrkan penyataan Yesus sendiri dalam Alkitab, misalnya   Markus 11: 3 dan Matius 21: 3 

Mrk 11:3

Dan jika ada orang mengatakan kepadamu: Mengapa kamu lakukan itu, jawablah: Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya ke sini."

Mat 21:3

Dan jikalau ada orang menegor kamu, katakanlah: Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya."



Mrk 11:1

Ketika Yesus dan murid-murid-Nya telah dekat Yerusalem, dekat Betfage dan Betania yang terletak di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya

Mrk 11:2

dengan pesan: "Pergilah ke kampung yang di depanmu itu. Pada waktu kamu masuk di situ, kamu akan segera menemukan seekor keledai muda tertambat, yang belum pernah ditunggangi orang. Lepaskan keledai itu dan bawalah ke mari.

Mrk 11:3

Dan jika ada orang mengatakan kepadamu: Mengapa kamu lakukan itu, jawablah: Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya ke sini."

**********

Mat 21:1

Ketika Yesus dan murid-murid-Nya telah dekat Yerusalem dan tiba di Betfage yang terletak di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya

Mat 21:2

dengan pesan: "Pergilah ke kampung yang di depanmu itu, dan di situ kamu akan segera menemukan seekor keledai betina tertambat dan anaknya ada dekatnya. Lepaskanlah keledai itu dan bawalah keduanya kepada-Ku.

Mat 21:3

Dan jikalau ada orang menegor kamu, katakanlah: Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya."


NB: Saya baru temukan penyataan Yesus sendiri bahwa Ia adalah Tuhan dalam  Mrk 11: 3 dan Matius 21: 3. 

(JPS, 1 November 2025). 


Selain  perikop di atas, juga ada perikop lain yang mengatakan bahwa Yesus adalah Tuhan , yakni,  Yohanes 13: 13 - 14

Yoh 13:13

Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.

Yoh 13:14

Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu;


(JPS, 1 November 2025). 


Selain penyataan Yesus sendiri, juga, penyayan para murid Yesus, yakni: 

Petrus seperti yang ditulis dalam Lukas 5: 8

Luk 5:8

Ketika Simon Petrus melihat hal itu iapun tersungkur di depan Yesus dan berkata: "Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa."


Selain Petrus juga Maria Magdalena. Thomas, 

Yoh 20:24Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ.

Yoh 20:25Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: "Kami telah melihat Tuhan!" Tetapi Tomas berkata kepada mereka: "Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya."

Yoh 20:26Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"

Yoh 20:27Kemudian Ia berkata kepada Tomas: "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah."

Yoh 20:28Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!"

Yoh 20:29Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."


Mat 14:28Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air."

Mat 14:29Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus.

Mat 14:30Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!"

Mat 14:31Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"

Mat 14:32Lalu mereka naik ke perahu dan anginpun redalah.

Mat 14:33Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: "Sesungguhnya Engkau Anak Allah."


(JPS, 1 November 2025). 


Nubuat tentang Yesus  sudah dinyatakan dalam Kitab Perjanjian Lama. seperti dalam Yesaya 9: 5


Yes 9:6

(9-5) Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.


(JPS, 1 November 2025). 


2. Yesus itu penyelamat manusia dari kematian karena dosa Yesus memberikan kehidupan. Tujuan hidup manusia adalah untuk mendapat Hidup.Hiduo itu ada dalam Yesus, maka, percaya lah kepada Yesus kalau mau hidup.

2. Yesus itu pembawa kasih karunia dan kebenaran (Yoh 1:17).


Pertanyaan Hakiki:


Secara Teologi; Yesus itu Firman Allah yang menjadi manusia, (Yoh 1:14) . Yesus itu 100 % Allah,100% manusia Bagaimana  hubungan ini dijelaskan dalam pelbagai peristiwa Yesus sejak lahir hingga matiNya,  misalnya, saat Yesus dibaptis,disunat, wafat, .Mengapa Yesus dibaptis, apa dia berdosa,kan aneh koq Allah berdosa,,?

Mengapa Yesus disunat?Mengapa Yesus mati, memang Allah orang Kristen bisa mati? Apa yang terjadi dgn Allahnya ketika Yesus sebagai  manusia. dibaptis, disunat, disalibkan (mati). VMG I,7 Feb. 2025.



TUJUAN HIDUP?

Apa tujuan hidup manusia Kristen? 

  1. Untuk menjadi jalan, terang,garam bagi diri sendiri, sesama dan dunia. (Kej 1: 3) : " Jadilah terang," 

Mat 5:13"Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.

Mat 5:14Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
  1. Berbahagia
Mat 5:3"Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

Mat 5:4Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.

Mat 5:5Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.

Mat 5:6Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.

Mat 5:7Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

Mat 5:8Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

Mat 5:9Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.

Mat 5:10Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

Mat 5:11Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.

Mat 5:12Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."

3. Melayani (membasuh kaki satu sama lain)

Yoh 13:13

Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.

Yoh 13:14

Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu;


.......

......



JPS, 8 Februari 2025. 




Senin, 03 Februari 2025

KONFLIK GEREJA LOKAL VS MASYARAKAT (ADAT)

 KONFLIK GEREJA LOKAL  VS MASYARAKAT (ADAT)



PT Kristus Raja Maumere menggusur  rumah  warga. 

Tanah sengketa ini  milik kami, milik leluhur  kami. 

Kami masyarakat adat, sangat dilecehkan  dengan penggusuran ini.  

Motto kami, Tna ami, moret ami (tanah kami adalah kehidupan kami). 

Kami lebih baik mati di atas tanah kami daripada  kami menjadi kuli. 



Ibu....Dewi  Kartika (Sekretaris  Konsorsium   Pembaruan Agraria  (KPA) 

Apa masalah Tanah Hale?

Perusahan Belanda yang secara sepihak mengambil alih tanah msayarakat adat Tana Ai.  Seiring perjalanan waktu perusahan Belanda angkat kaki dari sana lalu Gereja Katolik, lebih khusus Kongregasi SVD membeli tanah itu dari perusahan Belanda.  Lalu tanah itu dipakai oleh Gereja katolik. 


Keuskupan Maumere (PT Kristus Raja Maumere - KRISRAMA - )  dan Seminari  Tinggi Ledalero berkonflik dengan masrakat tnah Ai berkaitan dengan Tanah di Nangahale,  Talibura, Sikka.  FLORES


Konflik Agraria menjadi  masalah cukup pelik di Indonesia. 

Masalah  Agraria di Ngan hale  sudah mulai tahun 1912. Tanah Masyarakat itu diambil 

Masalah Nangahale ini merupakan kejahatan Agraria. 


Reforma Agraria di Nangahale - 

Pemulihan hak masyrakat


2010:  HGU di Nanghale  HGU terlantar (Tanah Terlantar). - Itu harus menjadi  tanah yang diberikan kepada  masyarakat. 


TORA = pendekatan Top   down


HGU  tanah Nangahale  harus dibatalkan seajuh cacat prosedural. 

10 bidang HGU tanah Nangahale yang diterbitkan  KAKANWIL   pertanahan  NTT harus dibatalkan karena  cacat prosedural. 




Dalam Gereja Katolik,  ada pembaruan semangat Gereja  terhafap tindakannya. Paus Fransiskus  meminta  maaf atas kesalahan Gereja di masa lampau yang  merampas tanah masyarakat adat  Kanada. 


3. Pater Hubert Thomas Hasulie, SVD. 


Gereja Lokal membeli tanah itu  dari pemerintah / perusahan Belanda. 


Orang  Nagahale  sudah lama ada. Tahun 1863 ada  a pembaptisan  swkitar 100 - an warga oleh misionaris yang datang dari Flores Tumur  di Nangahale, juaga ada  pemberkatan  15 pasangan  pernikahan . Tahun 1912  boleh jadi warga lokal ini diusir ke tempat lain oleh Belanda. 

Masalah tanah Nangahale ini adalah  epresi ketidakmampuan Negara dalam mengurus Agraria. 

Maslah nangahle merupakan efkek dari Gereja yang brbisnis tapi tidak memperhatikan  Ajaran Sosial Gereja.  (ASG). ASG selalu mengedepankan  nilai-nilai luhur  kemanusiaan, tidak hanya  memperhatikan  profit. 

Pater Bolan, SVD  , 10 % bisnisnya untuk  anak Yatim Piatu. 


Untuk Patiahu, diperuntukan  bagi pendidikan Calon Imam. 


Nangahale dan Patiahu. 


Perpres No 62 tahun 2023: Masyarakat  adat sebagai  subyek hukum, subyek prioritas  refrorma Agraria. 




JPS, 3 Februari 2025. 


*******

https://www.youtube.com/watch?v=wYoUrY1oTZA




Luas lahan yang disengketakan 868,703 ha. Dari tnah seluas itu 543 ha sudah diserahkan kepada pemerintah Sikka agar bisa dibagikan kepada masyarakat, sedangkan  325 ha, itu yang diajukan HGU oleh PT KRISRAMA

Ada 120  (?)  atau 170  (?)  rumah yang dibersihkan. 


______

********

++++++

********


KESAKSIAN P. YOSEF KUSI, SVD TENTANG KASUS HGU NANGAHALE SIKKA-NTT

https://www.youtube.com/watch?v=VGccxkacfx4




********

Masih dg Alex JEBADU SVD, berikut ini 👇


Berita UCA NEWS TIDAK LENGKAP, TIDAK PROPORSIONAL & BIASED. 

--------------


Maaf. Tentang masalah HGU Nangahale, beberapa hari yg lalu org kirim informasi utk diberitkan oleh UNION OF CATHOLIC ASIAN NEWS (UCA NEWS) dlm bahasa Inggris yg hebat. 


Setelah saya baca, isinya  tdk lengkap, tdk proporsional dan sangat biased termasuk Uskup dituduh gusur umatNya sendiri, tdk manusiawi, tdk dialog dan tdk ada pendekatan yg manusiawi (yg semuanya tdk benar). 


 Dan diduga informasi ini dkirim oleh satu dua orang anggota SVD tanpa bicarakan bersama seluruh tarekat termasuk provinsial tapi nyelonong maju sendiri karena diduga marasa diri pintar dan tahu segala sesuatu tadi. 


Nah untuk Anda yg ingin tahu saya kirimkan apa yg tlh sy kirim ke WA grup Provinsi SVD Ende

-------

Konfrater sekalian yg terksh. 


Izinkan sy ikut nimbrung ya.

 

Boleh belah dada saya. Sy juga sgt mencitai umat apa lagi yg dianggap kecil dan miskin. Oleh tahbisan saya, api panggilan ini tak akan pernah padam dlm diri saya. 


Soal tnah HGU Nangahale dan Pati Ahu, saya tahu persoalannya secara umum. 


Salah satu hal yg paling dasar yg saya tahu adalah menurut UU atau Aturan Negara RI adalah sejak merdeka thn 1945 dari perampok Belanda, maka semua barang atau tanah yang pernah dimiliki oleh Belanda, entah Belanda dapat dgn beli atau rampok dari penduduk Nusantara sejak mereka tiba tahun 1596 di Batavia (skrg Jakarta), maka barang atau tanah yang Belanda beli atau rampok itu tidak bisa dikembalikan kepada rakyat Indonesia tapi menjadi milik negara atas nama seluruh rakyat Indonesia. 


Mengapa tidak bisa dikembalikan kepada mereka? Ya karena aset-aset itu sudah lama dimiliki perampok Belanda dan masyarakat yg dulu jadi pemiliknya sudah silih berganti atau jumlah mereka sudah sangat banyak ketimbang dulu. 


Bahkan, setelah ratusan tahun, ada warga yg sbenarnya pendatang dan bukan ahli waris dan bukan anggota suku setempat (Catatan: satu warga kemarin yg mantan biarawan itu juga bukan orang setempat tapi dari Flobatim). 


Karena itu, pengembaliannya sgt sulit. 


Kalau dikembalikan kepada masyarakat, kemungkinan akan ada konflik di antara mereka, antara lain karena siapa dapat apa dan dapat di mana. 


Maka pemerintah RI putuskan yg terbaik: barang atau tanah bekas rampokan Belanda ini dijadikan milik negara saja atas nama seluruh rakyat Indonesia dan dikelola via mekanisme HGU (Hak Guna Usaha) . Kebijakan ini berlalu dari Sabang sampai Marauke. 


Khusus untuk tanah Nangahale dan Patiahu, Negara beri HGU kepada Gereja sangat beralasan karena Gereja mendapatkannys dulu dengan beli dgn uang GULDEN dari perusahaan Belanda (note: bukti pembelian masih ada di arsip SVD ENDE hingga hari ini) dan Gereja bayar pajak tanah HGU ini tdk sedikit setiap tahun). 


Nah hal2 detail sehubungan dgn perkembangan terakhir di lapangan, sy tdk terlalu tahu byk. 


Tapi dari P Marsel Vande, yg kerja full time pd JPIC SVD Ende, sy diberitahu bahwa:


1. Sudah ada dialog dari hati ke hati dgn semua pihak sejak lama bhkan sudah sejak 10 tahun yang lalu memang. 

2. Tahun lalu sdh ada kesepakatan dgn dimediasi pemerintah negara bhw tanah bekas rampokan Belanda ini dibagi dua: 1 bahagian A (sekitar 500 hektar) utk warga masyarakat dan 1 bagian B (sekitar 200 hektar) utk Gereja (sbg pewaris tanah ini yg telah dibelinya dgn Gulden dari perampok Belanda). 

3. Tahun lalu sdh diminta supya warga masyarakat yg ada rumah di tanah bagian B dgn sukarela keluar dan bongkar sendiri rumah2 mereka. Sebahagian besar warga sdh lakukan itu dgn bebas dan suka rela. Tapi satu dua warga yg ulur2 waktu yg belum mau bongkar sendiri rumahnya hingga Januari 2025. Kelompok ini yg jadi masalah. 


Ini info dari konfrater yg kerja full time di JPIC SVD. Kalau informasi dia tdk benar, maka saya jg ikut tdk benar. 


Kalau informasi dari P Marsel Vande SVD yg kerja full time di JPIC SVD benar, maka berita UCA News di atas sgt tdk tidak lengkap, tidak proporsional dan sangat BIASED.  


Kalau saya sebarluaskan berita yg tdk proporsional dan BIASED, saya ragu bahwa saya sedang memperjuangkan KERAJAAN ALLAH (krn saudara SVD kami yg lakukan ini juga klaim bhw mereka mau tegakan Kerajaan Allah dgn bela umat yg digusur) . 


Perjuangan  Kerajaan Allah tidak bisa ditempuh dgn cara buruk termasuk via berita yg tdk lengkap dan BIASED. 


------------

APA ITU "BIASED"?? 


Rekan-rekan dosen dan sdr/i sekalian yg trksh. 


Maaf, sy tdk bermaksud untuk menggurui. Masih  ada follow up ttg Nangahale. 


Dalam uraian says sebelummya, saya beberap kali pakai kata "biased".


Satu dua orang WA sy pribadi dan tanya apa mksd dari istilah itu. 


Nah baiklah. Sy bantu utk yg membutuhkan pemahaman yg baik. 


Menurut LONGMAN Dictionary of Contemporary English:


1. Kata benda BIAS (dibaca: bai:es) = is an opinion about whether a person or group or idea is good or bad which INFLUENCES how you deal with it (= Sebuah pendapat tentang apakan seorang atau satu kelompok orang atau ide itu baik atau buruk yang MEMPENGARUHI bagaimana arah yg ia pilih untuk mengelola masalah itu). 


2. Kata kerja "to BIAS" (dibaca tu bai:es) = is to unfairly influence attitudes, choices or decision (= secara tidak fair atau secara tidak adil mempengaruhi sikap, pilihan atau keputusan tertentu sesuai yg diinginkan). Hmm... Itu berarti orang cenderung subyektif terhadap sesuatu dan tdk obyektif. 


3. Kata sifat "BIASED" (dibaca: bai:esd) = Entry 1) unfairly preferring one person or group over another (= Sebuah sikap atas dasar kesukan, orang  lebih memilih utk memihak satu orang atau satu kelompok orang daripada kelompok orang yang lain. Entry 2) A person or group of is more interested in a particular thing than in another (= orang atau satu kelompok orang yg lebih berminat terhadap satu hal dengan mengabaikan alias buta tutup mata terhadap hal yg lain. 


Hmm...kalau orang memilih dan memihak sesuatu atas dasar KESUKAAN, biasanya orang itu cenderung mengabaikan KEBENARAN dan tanpa sadar orang akan memelintir, menyembunyikan data yg lain  yg dia tidak suka atau memanipulasi data atau informasi dalam rangka menggoalkan pilihan yg dia suka. 


Dan kalau sebuah pilihan dibuat atas dasar suka dan tidak suka (like and dislike) maka sifatnya subyektif dan cenderung abaikan kebeberan dan keadilan. 


Kalau kita bermisi dengan cara seprti ini, maka itu bukan misi Allah, bukan misi Kristiani, dan bukan cara misi kaum cendekiawan  yg seharusnya menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan. 


Kita tdk bisa memperjuangkan keadilan dgn cara yg tidak adik. Itu  contradictory. 


Atas dasar ini, tidsk berlebihan kalau saya katakan kemarin bahwa isi berita UCA NEWS sangat BIASED. Tapi catatan: yang biased itu bukan UCA NEWS dan bukan pula reporter UCA NEWS tapi orang yang SUAPKAN informasi yg biased itu ke UCA NEWS. 


Kita mohon pertobatan. Tahun 2025 adalah tahun Yubileum, tahun chairos, tahun berahmat, tahun berkat, tahun pengampunan. Tapi spy ada pengampunan kita mesti jujur akui error dan akui kelemahan manusiawi kita. Trmksh.


P Dr Alexander Jebadu SVD

Diskusi WA grup dosen IFTK Ledalero Maumere


TRMKSH


P Dr Alexander Jebadu SVD

Dosen IFTK LedalerLedale

Berikut ini ALEX JEBADU SVD, misiolog ttg tanah di Nangahale 👇


MENGAPA GEREJA MATI2AN MILIKI NANGAHALE??? 


Para konfrater/rekan-rekan dosen/ sdr/i sekalian yg terkasih. 


Maaf. Masih lanjutkan cuap2 soal tanah HGU Nangahale. 


Sejak Minggu lalu banyak orang melontarkan pertanyaan macam-macam. 


Antara lain: mengapa Gereja mati-matian pertahankan tanah Nangahale? Atau utk apa Gereja miliki tanah besar-besar seperti itu? Untuk Gereja berbisnis? 


Bahkan bebarapa pastor SVD yg sedang misionaris di luar negeri ikut juga bertanya: mengapa kita miliki tanah HGU Patiahu kalau memang tanah itu bermasalah? Tdk ada alternatif lain lagi kah utk bisa hidup? 


Nah, sebagai seorang yg studi teologi misi Gereja saya tanggapi sebisa saya. 

---------


Kalau kita perhatikan, dan kalau kita belajar sejarah masa lalu, sepak terjang karya misi Gereja dulu itu sangat diwarnai oleh ETOS (=semangat, spirit) bangsa dari mana misionaris Gereja itu datang dari Eropa. 


Serikat misi Gereja yang lahir di Spanyol dan Portugal misalnya sangat kuat devosi-devosi  termasuk devosi kpd santu santu. Patung-patung didirikan di mana-mana. Sedangkan misi di bidang sosial ekonomi dgn beli tanah, buka sawah, buka sekolah tukang kayu, sekolah peternaka itu kurang dpt penekanan. 


SVD yang lahir di Jerman, sangat berbeda dgn tarekat-tarekat  lain di dlm Gereja Katolik. 


Svd didirikan oleh pendiri orang Jerman di negara Jerman yg SDA dan SDM-nya sudah tinggi dari dulu,  dan umatnya sangat dermawan dari kelimpahan mereka. 


Bapa Arnoldus Janssen, sambil tetap berprinsip "untuk keperluan misi uang ada di saku umat", juga telah didik tarekat SVD sejak awal supaya kuat " self-suffience" alias harus tetap kuat usaha sendiri juga (kemandirian). 


Karena etos inilah, tidak sperti tarekat-tarekat  lain dalam Gereja Katolik, Bapa Arnoldus Janssen selalu dirikan pusat biara atau pusat misi SVD di TENGAH HUTAN di mana tanah masih murah dan luas untuk tanam ubi sendiri, tanam sayur sendiri, tanam jagung sendiri, piara babi sebdiri, sapi sendiri, kambing, ayam sendiri dan telur ayam sendiri  untuk biaya misi penginjilan termasuk untuk makan minum para calon misionaris tarekatnya. 


Itu sebanya, pusat misi di Jerman St Arnoldus Jannaeb tdk dirikan  di tengah Kota Berlin, di Kota Bonn atau Kota Koln  tapi ia pilih HUTAN di antara Kota Bonn dan Kota Koln yaitu tempat yg saat ini menjadi SANK AGUSTIN. 


Hal yang sama dengan Techny sebagai pusat rumah misi SVD di AS tidak pilih kota Chicago (kota besar kedua di AS stelah New York tapi pilih TECHNY   sebuah tempat hutan saat itu yg letaknya 30 km di luar kota Chicago),Seminari Tinggi pertama di Flores tdk pilih kota Bajawa tapi pilih Hutan Mataloko,  tdk pilih Maumere tapi pilih Nita di Ledalero, untuk Seminari menengah  tdk pilih kota sumpek Larantuka tapi pilih Hutan luas di Hokeng,tdk pilih Atambuat tapi pilih hutan Lalian/ Nenuk, tdk pilih kota Ruteng tapi pilih hutan lembah Kisol dstnya. 


Tujuannya apa? Jawabannya adalah untuk dapat tempat luas untuk tanam Ubi dan piara babi sapi serta ayam sendiri untuk biaya karya misi Allah sambil harapkan hati dermawan dari umat. 


Tanah Nangahale dan Patiahu, sebelum menjadi tanah HGU stlh Indonesia merdeka thn 1945, dibeli SVD dengan uang GULDEN (mata uang Belanda waktu itu) dari perusahaan  Belanda untuk kepentingan missio Dei / misi Allah. 


Tanah Nangahale  dibeli untuk tanam Ubi dan piara babi, sapi dan ayam untuk suplai sendiri makan minum bagi para calon missionaris imam diosesan Senusatenggara di Ritapiret dan tanah Patiahu  dibeli dari perusahaan Belanda untuk tanam ubi, piara sapi, babi dan ayam untuk isi usus 🤣🤣  alias untuk suplai makan minum dari  para calon missionaris  SVD bagi misi  Gereja sedunia) di LEDALERO.


Dari studi tentang model karya misi tarekat2 religius, hanya SVD yg punya strategi misi seperti ini yg diwariskan dari St Arnoldus Janssen. 


Sewaktu St Arnoldus Janssen cari tempat untuk rumah student SVD Jerman yg mau studi teologi di Kota Roma, banyak orang tawarkan rumah di sekitar Vatikan. Bapa Arnoldus tdk mau. Sebaliknya dia pilih lahan luas di hutan yang berada di luar tembok kuno kota Roma (FUORI DI MURO) yg menjadi Pusat Jenderalat Svd srkarang ini. 


Di Roma, mungkin hanya SVD saja yang mempunyai rumah dengan pekarangan yg luas sampai ada hutan cemara di sekelilingnya dan dilindungi sbg salah satu paru2 kota Roma. 


 Ini hasil dari Otak Jenius seorang putera Jerman St Arnoldus Janssen dan diikuti oleh SVD anak buahnya sewaktu mereka bermisi di seluruh dunia termasuk di Flores, termasuk di Maumere, dengan beli tanah Nangahale dan tanah Patiahu yg dijual oleh penjajah Belanda kala itu untuk suplai makan minum para calon missionaris di Ritapiret dan di Ledalero yang nanti Melayani umat Allah. 

Romo2 SVD dan Romo2 di Flores yang Anda kenal dan sedang layani Anda telah diberi makan PERUTNYA oleh tanah Nangahale dan Patiahu yg diberi oleh SVD anak buah St Arnoldus Janssen dari Jerman. 


Dan ini INI BUKAN BISNIS  seperti yg dituduhkan atau di salahmengerti oleh byk orang. 


Sebaliknya, ini karya Misi keselamatan dari Allah via SVD - via Gereja termasuk saat ini via Gereja Keuskupan Maumere. 


Yg persoalkan tanah HGU Nangahale dan Tanah HGU Patiahu lawan karya Allah sendiri. Hati-hati!! 


Semua Umat Katolik, pater2 dan romo2 Gereja Nusa Tenggara seharusnya BERSYUKUR dan BERTERIMAKASIH karena Gereja Katolik Nusa Tenggara telah dibangun, didesain dan diletakkan dasar-dasarnya oleh sebuah tarekat misi dgn ETOS misi Gereja Jerman via seorang puteranya yaitu St Arnoldus Janssen. Jangan menjadi seprti kacang lupa kulit. Terkutuk nanti. Ingat kacang yg sombong lupa kulitnya sendiri lalu tinggal di dalam karung akan dimasak jadi sayur. Karena itu, Hati-hati. 


Trmksh


P. Dr Alexander Jebadu SVD

Dosen IFTK Ledalero 1/2/2025


______

Suku - suku  yang  memperjuangkan haknya di Nangahale:  Soge,  Natarmage dan Goban Runut-Tana Ai di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. 

________

Berikut ini ALEX JEBADU SVD, misiolog ttg tanah di Nangahale 👇


MENGAPA GEREJA MATI2AN MILIKI NANGAHALE??? 


Para konfrater/rekan-rekan dosen/ sdr/i sekalian yg terkasih. 


Maaf. Masih lanjutkan cuap2 soal tanah HGU Nangahale. 


Sejak Minggu lalu banyak orang melontarkan pertanyaan macam-macam. 


Antara lain: mengapa Gereja mati-matian pertahankan tanah Nangahale? Atau utk apa Gereja miliki tanah besar-besar seperti itu? Untuk Gereja berbisnis? 


Bahkan bebarapa pastor SVD yg sedang misionaris di luar negeri ikut juga bertanya: mengapa kita miliki tanah HGU Patiahu kalau memang tanah itu bermasalah? Tdk ada alternatif lain lagi kah utk bisa hidup? 


Nah, sebagai seorang yg studi teologi misi Gereja saya tanggapi sebisa saya. 

---------


Kalau kita perhatikan, dan kalau kita belajar sejarah masa lalu, sepak terjang karya misi Gereja dulu itu sangat diwarnai oleh ETOS (=semangat, spirit) bangsa dari mana misionaris Gereja itu datang dari Eropa. 


Serikat misi Gereja yang lahir di Spanyol dan Portugal misalnya sangat kuat devosi-devosi  termasuk devosi kpd santu santu. Patung-patung didirikan di mana-mana. Sedangkan misi di bidang sosial ekonomi dgn beli tanah, buka sawah, buka sekolah tukang kayu, sekolah peternaka itu kurang dpt penekanan. 


SVD yang lahir di Jerman, sangat berbeda dgn tarekat-tarekat  lain di dlm Gereja Katolik. 


Svd didirikan oleh pendiri orang Jerman di negara Jerman yg SDA dan SDM-nya sudah tinggi dari dulu,  dan umatnya sangat dermawan dari kelimpahan mereka. 


Bapa Arnoldus Janssen, sambil tetap berprinsip "untuk keperluan misi uang ada di saku umat", juga telah didik tarekat SVD sejak awal supaya kuat " self-suffience" alias harus tetap kuat usaha sendiri juga (kemandirian). 


Karena etos inilah, tidak sperti tarekat-tarekat  lain dalam Gereja Katolik, Bapa Arnoldus Janssen selalu dirikan pusat biara atau pusat misi SVD di TENGAH HUTAN di mana tanah masih murah dan luas untuk tanam ubi sendiri, tanam sayur sendiri, tanam jagung sendiri, piara babi sebdiri, sapi sendiri, kambing, ayam sendiri dan telur ayam sendiri  untuk biaya misi penginjilan termasuk untuk makan minum para calon misionaris tarekatnya. 


Itu sebanya, pusat misi di Jerman St Arnoldus Jannaeb tdk dirikan  di tengah Kota Berlin, di Kota Bonn atau Kota Koln  tapi ia pilih HUTAN di antara Kota Bonn dan Kota Koln yaitu tempat yg saat ini menjadi SANK AGUSTIN. 


Hal yang sama dengan Techny sebagai pusat rumah misi SVD di AS tidak pilih kota Chicago (kota besar kedua di AS stelah New York tapi pilih TECHNY   sebuah tempat hutan saat itu yg letaknya 30 km di luar kota Chicago),Seminari Tinggi pertama di Flores tdk pilih kota Bajawa tapi pilih Hutan Mataloko,  tdk pilih Maumere tapi pilih Nita di Ledalero, untuk Seminari menengah  tdk pilih kota sumpek Larantuka tapi pilih Hutan luas di Hokeng,tdk pilih Atambuat tapi pilih hutan Lalian/ Nenuk, tdk pilih kota Ruteng tapi pilih hutan lembah Kisol dstnya. 


Tujuannya apa? Jawabannya adalah untuk dapat tempat luas untuk tanam Ubi dan piara babi sapi serta ayam sendiri untuk biaya karya misi Allah sambil harapkan hati dermawan dari umat. 


Tanah Nangahale dan Patiahu, sebelum menjadi tanah HGU stlh Indonesia merdeka thn 1945, dibeli SVD dengan uang GULDEN (mata uang Belanda waktu itu) dari perusahaan  Belanda untuk kepentingan missio Dei / misi Allah. 


Tanah Nangahale  dibeli untuk tanam Ubi dan piara babi, sapi dan ayam untuk suplai sendiri makan minum bagi para calon missionaris imam diosesan Senusatenggara di Ritapiret dan tanah Patiahu  dibeli dari perusahaan Belanda untuk tanam ubi, piara sapi, babi dan ayam untuk isi usus 🤣🤣  alias untuk suplai makan minum dari  para calon missionaris  SVD bagi misi  Gereja sedunia) di LEDALERO.


Dari studi tentang model karya misi tarekat2 religius, hanya SVD yg punya strategi misi seperti ini yg diwariskan dari St Arnoldus Janssen. 


Sewaktu St Arnoldus Janssen cari tempat untuk rumah student SVD Jerman yg mau studi teologi di Kota Roma, banyak orang tawarkan rumah di sekitar Vatikan. Bapa Arnoldus tdk mau. Sebaliknya dia pilih lahan luas di hutan yang berada di luar tembok kuno kota Roma (FUORI DI MURO) yg menjadi Pusat Jenderalat Svd srkarang ini. 


Di Roma, mungkin hanya SVD saja yang mempunyai rumah dengan pekarangan yg luas sampai ada hutan cemara di sekelilingnya dan dilindungi sbg salah satu paru2 kota Roma. 


 Ini hasil dari Otak Jenius seorang putera Jerman St Arnoldus Janssen dan diikuti oleh SVD anak buahnya sewaktu mereka bermisi di seluruh dunia termasuk di Flores, termasuk di Maumere, dengan beli tanah Nangahale dan tanah Patiahu yg dijual oleh penjajah Belanda kala itu untuk suplai makan minum para calon missionaris di Ritapiret dan di Ledalero yang nanti Melayani umat Allah. 

Romo2 SVD dan Romo2 di Flores yang Anda kenal dan sedang layani Anda telah diberi makan PERUTNYA oleh tanah Nangahale dan Patiahu yg diberi oleh SVD anak buah St Arnoldus Janssen dari Jerman. 


Dan ini INI BUKAN BISNIS  seperti yg dituduhkan atau di salahmengerti oleh byk orang. 


Sebaliknya, ini karya Misi keselamatan dari Allah via SVD - via Gereja termasuk saat ini via Gereja Keuskupan Maumere. 


Yg persoalkan tanah HGU Nangahale dan Tanah HGU Patiahu lawan karya Allah sendiri. Hati-hati!! 


Semua Umat Katolik, pater2 dan romo2 Gereja Nusa Tenggara seharusnya BERSYUKUR dan BERTERIMAKASIH karena Gereja Katolik Nusa Tenggara telah dibangun, didesain dan diletakkan dasar-dasarnya oleh sebuah tarekat misi dgn ETOS misi Gereja Jerman via seorang puteranya yaitu St Arnoldus Janssen. Jangan menjadi seprti kacang lupa kulit. Terkutuk nanti. Ingat kacang yg sombong lupa kulitnya sendiri lalu tinggal di dalam karung akan dimasak jadi sayur. Karena itu, Hati-hati. 


Trmksh


P. Dr Alexander Jebadu SVD

Dosen IFTK Ledalero 1/2/2025


******



Jumat, 24 Januari 2025

APA MASALAH MANUSIA - PERSPEKTIF ALKITAB ?

 APA MASALAH  MANUSIA - PERSPEKTIF ALKITAB ? 


Menurut Alkitab,  masalah manusia adalah Dosa. Dosa adalah pelanggarain terhadap perintah Allah, misalnya  ketika  Adam  melanggar perintah Tuhan di Taman Eden  dengan  memakan buah  pengetahuan  yang   baik dan buruk yang mana buah itu  dilarang oleh Tuhan untuk memakannya.  (Kejadian 3: 1 - 24)


Menurut Alkitab, masalah manusia adalah dosa yang menyebabkan manusia terpisah dari Allah. Dosa juga membawa manusia ke dalam kebinasaan dan hukuman kekal. 
Beberapa dosa yang disebutkan dalam Alkitab adalah: 
Kesombongan, Ketamakan, Iri hati, Murka, Nafsu, Kerakusan, Kemalasan.
Beberapa penyebab masalah hidup menurut Alkitab adalah: Kejatuhan dalam dosa, Kesalahan sendiri, Perbuatan orang lain, Usaha iblis untuk menghancurkan umat Tuhan. 
Namun, Alkitab juga menyatakan bahwa Allah menyelamatkan manusia karena kasih karunia dan belas kasihan-Nya. 


Kisah kejatuhan Adam dan Hawa di Taman Eden diceritakan dalam Alkitab pada Kejadian 3:1-24. 
Dalam kisah ini, Adam dan Hawa tergoda oleh Iblis untuk memakan buah pengetahuan yang baik dan yang jahat yang dilarang oleh Allah. Akibatnya, mereka mengalami kejatuhan dan terpisah dari Allah. 
Berikut ini adalah beberapa akibat dari kejatuhan Adam dan Hawa: 
  • Adam dan Hawa menjadi fana
  • Adam dan Hawa mengalami penyakit, rasa sakit, dan kematian jasmani
  • Adam dan Hawa mengalami kematian rohani
  • Adam dan Hawa terpisah dari Allah secara jasmani dan rohani
  • Adam meneruskan dosa ke dalam kehidupan umat manusia
  • Semua orang lahir di dunia dengan kecenderungan untuk berbuat dosa dan kejahatan
JPS, 25 Januari 2025. 




Senin, 20 Januari 2025

KERAJAAN KATOLIK DI INDONESIA

 KERAJAAN KATOLIK  DI INDONESIA

Anno Domini = Tahun Tuhanku.


 

1. Manado Tua  di  Pulau Bunaken, Sulawesi Utara.  Bangsa Portugis  menyebarkan  Katolik di sana tahun  abad ke - 16  (tahun  1563). Misi Kristenisasi di Kerajaan Manado Tua

  • Pada tahun 1563, rombongan kapal Portugis tiba di Manado Tua. 
  • Dalam rombongan itu terdapat seorang misionaris Katolik Pater Diego de Magelhaes. 
  • Raja Kinalang Damopolii dan 1.500 orang rakyatnya dibaptis menjadi Katolik di sungai besar di Kota Manado. 



Kerajaan Manado Tua adalah Kerajaan Bowontehu, kerajaan tertua di Sulawesi Utara yang berdiri sekitar abad ke-12. Kerajaan ini berpusat di Pulau Manado Tua, yang merupakan asal mula peradaban di Kota Manado. 
Sejarah Kerajaan Manado Tua
  • Kerajaan Bowontehu berdiri sekitar abad ke-12 dan mencapai masa kejayaan beberapa abad kemudian. 
  • Raja pertama Kerajaan Bowontehu adalah Dotu Mokodokedug, yang memimpin selama 41 tahun. 
  • Kerajaan Manado merupakan kelanjutan dari Kerajaan Bowontehu. 
  • Kerajaan Manado pernah menjadi gudang penyimpanan barang bagi bangsa Portugis dan Spanyol. 
  • Kerajaan Manado pernah berperan penting dalam perniagaan. 
Misi Kristenisasi di Kerajaan Manado Tua
  • Pada tahun 1563, rombongan kapal Portugis tiba di Manado Tua. 
  • Dalam rombongan itu terdapat seorang misionaris Katolik Pater Diego de Magelhaes. 
  • Raja Kinalang Damopolii dan 1.500 orang rakyatnya dibaptis menjadi Katolik di sungai besar di Kota Manado. 

2.  Kerajaan Siau di Sulawesi Utara
 Tahun  1563,  Raja Posuma dibatis menjadi Katolik oleh Pater Diego de Magelhaes.  Rakyat Siau mengikuti jejak. Mereka menjadi Katolik.  
Tahun 1677  Raja Don Fransiskus  setuju kepada  Serikat Dagang Belanda (VOC). Maka Dia dan rakayatnya  pindah dari Katolik menjadi Protestan. 
Tahun 1946, Rakyat Siau  ikut melawan  NICA Belanda
Tahun 1956,  Kerajaan Siau dianggap tutup  buku  dengan Raja terakhir Ch.  David.  (https://tirto.id/sejarah-kerajaan-siau-ditaklukkan-voc-dan-menganut-protestanisme-f8uv). 

3. KERAJAAN LARANTUKA

Kerajaan Larantuka adalah kerajaan bercorak Katolik yang berada di Pulau Flores, Indonesia Timur. Kerajaan ini berdiri sejak abad ke-13 dan diperkirakan sebagai kerajaan Kristen pertama di Indonesia. 
Sejarah Kerajaan Larantuka
  • Kerajaan Larantuka berdiri di Nusa Nipa, yang dalam bahasa lokal berarti Pulau Naga. 
  • Portugis menyebarkan ajaran Katolik di Larantuka pada abad ke-16. 
  • Raja Larantuka ke-11, Ola Adobala, dipermandikan dan masuk Katolik pada tahun 1664-1665. 
  • Raja Larantuka ke-10, Don Lorenzo Usineno II DVG, menobatkan Bunda Maria sebagai Ratu Kerajaan Larantuka pada tahun 1886. 
  • Sejak saat itu, Larantuka dikenal sebagai "Reinha Rosari" (Ratu Rosari). 
Pengaruh Katolik di Kerajaan Larantuka
  • Pengaruh Katolik yang dibawa Portugis mengakar di Larantuka, terlihat dari gelar raja-raja yang memimpin. 
  • Agama Katolik diterima oleh Kerajaan Larantuka karena dianggap sesuai dengan budaya Larantuka, seperti kejujuran, keadilan, dan gotong royong. 


JPS, Januari 2025.