Selasa, 05 Maret 2024

AGAMA (GEREJA) DAN NEGARA

 AGAMA  (GEREJA)  DAN  NEGARA




https://www.youtube.com/watch?v=umTddh6SqHM


Carl  Schmit:  Politik adalah bentuk sekular dari Teologi

Fratelli tuti = persahabatan  universal (40:55) 


JPS, 5 Maret 2024. 


Sesi tanya  jawab:

Rio  Nanto: 

1. Esensi Teologi Politik itu adalah Ortopraksis, bukan ortodoksi.  Sejauh mana  efek dati model-model teologi  yang Gereja terapkan, misalnya Teologi Hitam di Afrika, Teologi Dalit di India, Teologi  Pembebasan di Amerika Latin, Teologi  Publik  (?)  di Indonesia .  Sejauh mana efek Teologi itu  untuk menciptakan peradaban dunia yang lebih baik?  Di Indonesia,  kasus korumsi cukup banyak dan besar terjadi juga di daerah-daerah Katolik. 

2. Mahasiswa: Eropa  kebanjiran imigran, terutama dari Timur Tengah.  Apakah ini tidak  berdmapak buruk bagi  peradaban  Kristen Eropa? Di Masa depan Islam  ada trend Islam  semakin  menguasai dunia, terutama dari segi jumlah.  


Jawaban Pater Budi.

1. Suatu pengamatan, orang atau golongan  paling sulit  untuk  diyakinkan  untuk ditobatkan adalah  para pemimpin agama sendiri.  Paus Fransiskus selalu mengingatkan hal ini  pada kuliahnya kepada anggota kurianya di Roma.  Paus berbicara sangat keras karena sulit untuk menobatkan, menyakinkan para pejabat agama itu untuk  menjadi semakin peka terhadap persoalan sosial  dan kepekaan ini juga terumuskan dalam sikap hidup yang kongkrit.   Godaan untuk berkoalisi dengan kekuasaan dan kekayaan itu sangat kuat.  Kalau kita  tidak berhasil untuk bekerja ke dalam, untuk diri kita sendiri , kelompok kita  maka  sangat sulit  untuk mendapat pengaruh lebih luas.   Pertanyaan ini penting bagaimana kita melewati proses transformasi, konversi (pertobatan)   sehingga  kita  tidak menjadi orang yang  dengan gampang menggunakan sakramen  untuk megitimasi penyalahgunaan kekuasaan  demi diri  dan kelompok sendiri. 


2, Ini kecemasan yang tidak bisa kita sembunyikan. 

Persoalan utama di Eropa adalah masalah  integrasi atau intercultural, bagaimana saling belajar dan saling memberi ruang   serentak  mengubah diri  dalam situasi perbedaan dengan orang lain.  Dalam konteks ini Eropa - menurut Pater Budi Kleden - tidak  cukup fasih, tidak cukup ahli , tidak cukup punya pengalaman  karena terlalu  lama Eropa  berada dalam konteks  kamu dan kami, tidak punya cukup pengalaman integrasi , saling belajar  dalam suatu perubahan. Ini berbeda   dengan USA  dan Australia  yang  lebih  mudah  berintegrasi.  Di  Eropa butuh  waktu untuk berintegrasi  menghadapi tantangan  baru.    Persoalan imigran sangat kompleks, bukan hanya  soal Islam tetapi bagaimana   memberika ruangan dan tempat kepada mereka untuk  bisa   mengembangkan diri, terutama bagi kaum muda. Banyak dari mereka (kaum imigran) itu orang yang baik sekali, tidak ada tendensi menggunakan kekerasan.  Banyak dari antara mereka  bisa berintegrasi dengan baik   dan  bisa mengembangkan bakatnya  untuk kemajuan diri dan keluarganya.  Memang ada juga yang menggunakan kekerasan dan tidak bisa berintegrasi dengan baik   dan karena itu menjadi persoalan.   Persoalan imigran di Eropa  masih menjadi tantangan yang  besar , perlu ditanggapi secara politis, budaya dan religi, bagaimana kita sebagai orang Kristen  pernah menjadi mayoritas di Eropa, bagaimana membantu menyiapkan orang -orang  kita  untuk  lebih aktif  dalam proses interaksi  sehingga terjadi kebersamaan yang  damai,  bukan permusuhan.  


JPS, 5 Maret 2024. 

Rabu, 28 Februari 2024

PEMBUKTIAN ADANYA ALLAH MENURUT AGAMA KRISTAN (KATOLIK)

PEMBUKTIAN ADANYA ALLAH MENURUT AGAMA KRISTAN (KATOLIK)


Apakah Allah ada atau tidak ada?

Menuurt agama Kristen (Katolik) Allah itu ada. Keberadaan Allah dibuktikan oleh hal-hal berikut.

  1. Adanya Alkitab. Alkitab itu berisi Firman (Sabda / Kata - kata) Allah.  Allah bersabda . Lalu Sabda itu  kemudian  dikumpulkan oleh para pengarang lalu menjadi buku yang disebut   Alkitab. Dabda itu dihasilkan oleh sesuatu dan sesuatu itu pasti ada.  Allah bersabda. Sabda menyatakan  adanya Allah . Allah itu ada. 
  2. Alam semesta dengan segala isinya, termasuk manusia,  binatang, tumbuh - tumbuhan.  (Kej 1: 1- 31)
  3. Peristiwa inkarnasi, Allah menjadi manusia  yang dirayakan dalam peristiwa Natal.  (Mateus 1: 17-25).
  4.  Doa Baoa kami. Dalam Doa Bapa kami diajarkan, "Bapa   . Kami yang ada di Surga" (Mat 6:5-13).   (NB:  Nomor 4, ditemukan saat  di atas motor ketika memasuki Gerbang I JPS, sekitar pkl 0910 am, 29 Pebruari 2024). 



29 Pebruari 2024.



TUGAS GEREJA

 TUGAS GEREJA


Keselamatan jiwa-jiwa (cura animarum) adalah hukum tertinggi.  (https://ventimiglia.id/cura-animarum/

 

Gereja bertugas untuk menyelamatkan umat manusia, bukan hanya jiwanya (cura animarum) tetapi juga raganya (cura hominum), melalui berbagai jenis pelayanan dari tugas Gereja pada bidang: Leiturgia (liturgi), Koinonia (persekutuan), Kerygma (pewartaan), Diakonia (pelayanan), Martyria (kesaksian).[3]

(https://kanisiusdeki.com/kampung-tenun-itu-bernama-gumbang/2/)




Rabu, 31 Januari 2024

CARA MEMBUAT PIALA DARI BAHAN NON LOGAM

 CARA MEMBUAT PIALA DARI BAHAN NON LOGAM


Kamis, 11 Januari 2024

BELAJAR HIDUP BERSAMA (BERKELUARGA) DARI ORANG LAIN (DONA AGNESIA)

 BELAJAR  HIDUP BERSAMA (BERKELUARGA) DARI ORANG LAIN (DONA AGNESIA) 

Rabu, 10 Januari 2024

REFLEKSI NATAL, PASKAH

REFLEKSI NATAL, PASKAH

Apa arti Natal untuk saya:

  1. Lahir baru,  baik dalam  tutur kata maupun dalam tingkah laku. 
  2. Mengikuti jejak Yesus menjadi penyelamat untuk diri sendiri, keluarga dan orang lain
  3. Menjadi terang  bagi diri sendiri dan  keluarga dan orang lain. 
  4. Bersatu dengan Tuhan,  sesama dan diri sendiri.
JPS, 10 Jan. 2024.


REFLEKSI PASKAH

MAKNA KEMATIAN 

Apa makna  kematian  menurut Yesus? 
Bagi Yesus  kematian memiliki makna  sebagai   jalan menuju kemuliaan.  
Kalau mau mati secara mulia, ikutlah Yesus, hidup secara mulia. 

Bacaan Injil Minggu 17 Maret 2024:


Yoh 12:20Di antara mereka yang berangkat untuk beribadah pada hari raya itu, terdapat beberapa orang Yunani.

Yoh 12:21Orang-orang itu pergi kepada Filipus, yang berasal dari Betsaida di Galilea, lalu berkata kepadanya: "Tuan, kami ingin bertemu dengan Yesus."

Yoh 12:22Filipus pergi memberitahukannya kepada Andreas; Andreas dan Filipus menyampaikannya pula kepada Yesus.

Yoh 12:23Tetapi Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Telah tiba saatnya Anak Manusia dimuliakan.

Yoh 12:24Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.

Yoh 12:25Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.

Yoh 12:26Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.

Yoh 12:27Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini.

Yoh 12:28Bapa, muliakanlah nama-Mu!" Maka terdengarlah suara dari sorga: "Aku telah memuliakan-Nya, dan Aku akan memuliakan-Nya lagi!"

Yoh 12:29Orang banyak yang berdiri di situ dan mendengarkannya berkata, bahwa itu bunyi guntur. Ada pula yang berkata: "Seorang malaikat telah berbicara dengan Dia."

Yoh 12:30Jawab Yesus: "Suara itu telah terdengar bukan oleh karena Aku, melainkan oleh karena kamu.

Yoh 12:31Sekarang berlangsung penghakiman atas dunia ini: sekarang juga penguasa dunia ini akan dilemparkan ke luar;

Yoh 12:32dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku."

Yoh 12:33Ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana caranya Ia akan mati.


Gereja St. Albertus Harapan Indah, 17  Maret 2024.  JPS, 25 Maret 2024


Refleksi