PEMBUATAN HOSTI MISA
JPS, 12 Maret 2024Selasa, 12 Maret 2024
Selasa, 05 Maret 2024
AGAMA (GEREJA) DAN NEGARA
AGAMA (GEREJA) DAN NEGARA
KULIAH TEOLOGI SOSIAL POLITIK Dr. PAUL BUDI KLEDEN BERSAMA MAHASISWA PASCASARJANA TEOLOGI
https://www.youtube.com/watch?v=umTddh6SqHM
Carl Schmit: Politik adalah bentuk sekular dari Teologi
Fratelli tuti = persahabatan universal (40:55)
JPS, 5 Maret 2024.
Sesi tanya jawab:
Rio Nanto:
1. Esensi Teologi Politik itu adalah Ortopraksis, bukan ortodoksi. Sejauh mana efek dati model-model teologi yang Gereja terapkan, misalnya Teologi Hitam di Afrika, Teologi Dalit di India, Teologi Pembebasan di Amerika Latin, Teologi Publik (?) di Indonesia . Sejauh mana efek Teologi itu untuk menciptakan peradaban dunia yang lebih baik? Di Indonesia, kasus korumsi cukup banyak dan besar terjadi juga di daerah-daerah Katolik.
2. Mahasiswa: Eropa kebanjiran imigran, terutama dari Timur Tengah. Apakah ini tidak berdmapak buruk bagi peradaban Kristen Eropa? Di Masa depan Islam ada trend Islam semakin menguasai dunia, terutama dari segi jumlah.
Jawaban Pater Budi.
1. Suatu pengamatan, orang atau golongan paling sulit untuk diyakinkan untuk ditobatkan adalah para pemimpin agama sendiri. Paus Fransiskus selalu mengingatkan hal ini pada kuliahnya kepada anggota kurianya di Roma. Paus berbicara sangat keras karena sulit untuk menobatkan, menyakinkan para pejabat agama itu untuk menjadi semakin peka terhadap persoalan sosial dan kepekaan ini juga terumuskan dalam sikap hidup yang kongkrit. Godaan untuk berkoalisi dengan kekuasaan dan kekayaan itu sangat kuat. Kalau kita tidak berhasil untuk bekerja ke dalam, untuk diri kita sendiri , kelompok kita maka sangat sulit untuk mendapat pengaruh lebih luas. Pertanyaan ini penting bagaimana kita melewati proses transformasi, konversi (pertobatan) sehingga kita tidak menjadi orang yang dengan gampang menggunakan sakramen untuk megitimasi penyalahgunaan kekuasaan demi diri dan kelompok sendiri.
2, Ini kecemasan yang tidak bisa kita sembunyikan.
Persoalan utama di Eropa adalah masalah integrasi atau intercultural, bagaimana saling belajar dan saling memberi ruang serentak mengubah diri dalam situasi perbedaan dengan orang lain. Dalam konteks ini Eropa - menurut Pater Budi Kleden - tidak cukup fasih, tidak cukup ahli , tidak cukup punya pengalaman karena terlalu lama Eropa berada dalam konteks kamu dan kami, tidak punya cukup pengalaman integrasi , saling belajar dalam suatu perubahan. Ini berbeda dengan USA dan Australia yang lebih mudah berintegrasi. Di Eropa butuh waktu untuk berintegrasi menghadapi tantangan baru. Persoalan imigran sangat kompleks, bukan hanya soal Islam tetapi bagaimana memberika ruangan dan tempat kepada mereka untuk bisa mengembangkan diri, terutama bagi kaum muda. Banyak dari mereka (kaum imigran) itu orang yang baik sekali, tidak ada tendensi menggunakan kekerasan. Banyak dari antara mereka bisa berintegrasi dengan baik dan bisa mengembangkan bakatnya untuk kemajuan diri dan keluarganya. Memang ada juga yang menggunakan kekerasan dan tidak bisa berintegrasi dengan baik dan karena itu menjadi persoalan. Persoalan imigran di Eropa masih menjadi tantangan yang besar , perlu ditanggapi secara politis, budaya dan religi, bagaimana kita sebagai orang Kristen pernah menjadi mayoritas di Eropa, bagaimana membantu menyiapkan orang -orang kita untuk lebih aktif dalam proses interaksi sehingga terjadi kebersamaan yang damai, bukan permusuhan.
JPS, 5 Maret 2024.
Rabu, 28 Februari 2024
PEMBUKTIAN ADANYA ALLAH MENURUT AGAMA KRISTAN (KATOLIK)
PEMBUKTIAN ADANYA ALLAH MENURUT AGAMA KRISTAN (KATOLIK)
Apakah Allah ada atau tidak ada?
Menuurt agama Kristen (Katolik) Allah itu ada. Keberadaan Allah dibuktikan oleh hal-hal berikut.
- Adanya Alkitab. Alkitab itu berisi Firman (Sabda / Kata - kata) Allah. Allah bersabda . Lalu Sabda itu kemudian dikumpulkan oleh para pengarang lalu menjadi buku yang disebut Alkitab. Dabda itu dihasilkan oleh sesuatu dan sesuatu itu pasti ada. Allah bersabda. Sabda menyatakan adanya Allah . Allah itu ada.
- Alam semesta dengan segala isinya, termasuk manusia, binatang, tumbuh - tumbuhan. (Kej 1: 1- 31)
- Peristiwa inkarnasi, Allah menjadi manusia yang dirayakan dalam peristiwa Natal. (Mateus 1: 17-25).
- Doa Baoa kami. Dalam Doa Bapa kami diajarkan, "Bapa . Kami yang ada di Surga" (Mat 6:5-13). (NB: Nomor 4, ditemukan saat di atas motor ketika memasuki Gerbang I JPS, sekitar pkl 0910 am, 29 Pebruari 2024).
29 Pebruari 2024.
TUGAS GEREJA
TUGAS GEREJA
Keselamatan jiwa-jiwa (cura
animarum) adalah hukum tertinggi. (https://ventimiglia.id/cura-animarum/
Gereja bertugas untuk menyelamatkan umat manusia, bukan hanya
jiwanya (cura animarum)
tetapi juga raganya (cura
hominum), melalui berbagai jenis pelayanan dari tugas Gereja pada
bidang: Leiturgia (liturgi), Koinonia (persekutuan), Kerygma (pewartaan), Diakonia (pelayanan), Martyria (kesaksian).[3]
(https://kanisiusdeki.com/kampung-tenun-itu-bernama-gumbang/2/)
Rabu, 31 Januari 2024
CARA MEMBUAT PIALA DARI BAHAN NON LOGAM
CARA MEMBUAT PIALA DARI BAHAN NON LOGAM
Spooky Wood Lathe Making Cups From Coconut Shells Talented and eco friendly carpenter
Kamis, 11 Januari 2024
BELAJAR HIDUP BERSAMA (BERKELUARGA) DARI ORANG LAIN (DONA AGNESIA)
BELAJAR HIDUP BERSAMA (BERKELUARGA) DARI ORANG LAIN (DONA AGNESIA)
DONNA AGNESIA TERNYATA CEMBURU KETIKA DARIUS MELAKUKAN INI!
Rabu, 10 Januari 2024
REFLEKSI NATAL, PASKAH
REFLEKSI NATAL, PASKAH
Apa arti Natal untuk saya:
- Lahir baru, baik dalam tutur kata maupun dalam tingkah laku.
- Mengikuti jejak Yesus menjadi penyelamat untuk diri sendiri, keluarga dan orang lain
- Menjadi terang bagi diri sendiri dan keluarga dan orang lain.
- Bersatu dengan Tuhan, sesama dan diri sendiri.
| Yoh 12:20 | Di antara mereka yang berangkat untuk beribadah pada hari raya itu, terdapat beberapa orang Yunani. |
| Yoh 12:21 | Orang-orang itu pergi kepada Filipus, yang berasal dari Betsaida di Galilea, lalu berkata kepadanya: "Tuan, kami ingin bertemu dengan Yesus." |
| Yoh 12:22 | Filipus pergi memberitahukannya kepada Andreas; Andreas dan Filipus menyampaikannya pula kepada Yesus. |
| Yoh 12:23 | Tetapi Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Telah tiba saatnya Anak Manusia dimuliakan. |
| Yoh 12:24 | Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah. |
| Yoh 12:25 | Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal. |
| Yoh 12:26 | Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa. |
| Yoh 12:27 | Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini. |
| Yoh 12:28 | Bapa, muliakanlah nama-Mu!" Maka terdengarlah suara dari sorga: "Aku telah memuliakan-Nya, dan Aku akan memuliakan-Nya lagi!" |
| Yoh 12:29 | Orang banyak yang berdiri di situ dan mendengarkannya berkata, bahwa itu bunyi guntur. Ada pula yang berkata: "Seorang malaikat telah berbicara dengan Dia." |
| Yoh 12:30 | Jawab Yesus: "Suara itu telah terdengar bukan oleh karena Aku, melainkan oleh karena kamu. |
| Yoh 12:31 | Sekarang berlangsung penghakiman atas dunia ini: sekarang juga penguasa dunia ini akan dilemparkan ke luar; |
| Yoh 12:32 | dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku." |
| Yoh 12:33 | Ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana caranya Ia akan mati. Gereja St. Albertus Harapan Indah, 17 Maret 2024. JPS, 25 Maret 2024 |