Rabu, 23 November 2022

KOTBAH PEMIMPIN GEREJA

 KOTBAH PEMIMPIN GEREJA

1. Kotbah Uskup Bandung, Mgr.  Antonius Subianto Bunyamin , OSC saat Pentahbisan Dua  Imam OSC 

https://www.youtube.com/watch?v=lRYCrY8JQ8E

sekarang tinggal beerapa?  Satu (1) dan untung selamat.   Karena apa? Kenapa kalian bisa selamat?  "Karena kami menyadari bahwa Tuhan menyertai kami".  Tanpa itu, tidak mungkin.  Maka saya mengatakan,   andalkanlah Tuhan, dalam hidupmu.   Kekuatan rohani menjadi   imam itu menjadi orang yang  pertama-tama disebut rohaniwan,   seorang yang ahli di bidang rohani.  Kalau ada hartawan,  hartanya banyak,  budiman, budinya berlimpah, murah hati.   Maka rohaniwan, rohaninya luar biasa.  Kalau tidak, maka tidak pantas   menyandang identitas sebagai rohaniwan, sebagai imam.   Untuk itulah, tema di atas juga  merupakan komitmen  dati para diakon yang  menjadi imam hari ini  untuk seumur hidup  mengandalkan kuasa Allah dan berkarya hanya seturut kehendak Allah melalui  GerejaNya.  Hnaya dengan begitu  janji tuhan kita yakini akan terlaksana, kalian akan memperoleh  hidup.  Para imam akan mengalami sukacita  dan bahagia yang tak terhingga  karena menjadi imam-imam  yang setia.  Mari kita lanjutkan dengan upacara pentahbisan. 

JPS, 24 November 2022.

________


Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC.
Mengutip Nelson Mandela" (Pemimpin Afrika Selatan):  "Hanya dengan pendidikan  kita menguasai masa depan". 
Mengutip tokoh HAM USA: "Hanya dengan pendidikan, kita bisa mengubah orang". Cara lain tidak.


______________

Kualitas imam
Imam poyoyo: 
Dulu jalan kaki, sekarang  perlombaan mobil-mobil.

____________

https://www.youtube.com/watch?v=KUN0vD6LGc8

Model Persatuan kita adalah Allah Tritunggal.
Sumber persatuan adalah kasih, kelemahlembutan

__________________

https://www.youtube.com/watch?v=V8h8du--BsE

Minggu, 30 Oktober 2022

PERTANGGUNGJAWABAN IMAN KATOLIK

 PERTANGGUNGJAWABAN IMAN KATOLIK




https://www.youtube.com/watch?v=jdRfSxceFwo

#uskupindonesia #uskupmalang #agamakatolik

Merinding !! Jawaban Uskup Malang Buat Orang Yg Menyerang Katolik Bungkam

Dasar Pertanggungjawaban Iman Katolik : 1 Petrus 3:15


Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan 1 ! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab a  kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan b  yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat.

PERTANGGUNGJAWABAN , dalam bahasa Yunaniya APOLOGIA .

Apologetik= Ilmu membela iman

Dalam Protestan ada prinsip, Sola Scriptura (Hanya Kita Suci). Menurut Katolik, KS penting tapi bukan segala-galanya.  Dalam Sejarah Gereja, pernah Kitab Suci itu tidak ada - belum ditulis - , yakni  mulai Yesus wafat  hingga  hingga tahun 60 - an masehi, tidak ada Kitab Suci.  Apa yang ada saat itu sebagai penopang Kekristenan?  Ajaran para rasul yang disampaikan secara lisan.  Maka  untuk Katolik, sumber iman, bukan hanya Kitab Suci tetapi juga ada tradisi dan penerus  para rasul  Yesus  yang disebut Magisterium Gereja. 

Tradisi : Firman Allah yang tidak terlulis tetapi diimani, disimpan. dihayati, dirayakan,  diajarkan, 

Magisterium Gereja:  Magisterium adalah sebuah pihak berwenang dalam hal pengajaran dalam (khususnya) Gereja Katolik Roma. Kata ini berasal dari kata bahasa Latin magisterium yang aslinya bermakna kantor presiden/pemimpin/direktur/pengawas atau yang lainnya (juga khususnya, walau jarang dipakai, kantor guru/pengajar/instruktur anak-anak muda) atau bermakna ajaran, instruksi atau nasihat.

Dalam Gereja Katolik Roma kata "Magisterium" merujuk pada pihak berwenang Gereja urusan pengajaran ajaran Gereja. Kewenangan ini diwujudkan dalam episkopasi, yakni kumpulan semua uskup Gereja, yang dipimpin oleh Uskup Roma (Sri Paus) yang memiliki kekuasaan di atas para uskup lainnya, baik secara pribadi maupun secara institusi, yang juga memiliki kekuasaan atas diri setiap umat Katolik secara langsung. Menurut doktrin Katolik, Magisterium dapat mengajarkan atau menginterpretasikan kebenaran-kebenaran Iman Gereja, dan pihak ini melakukannya dengan atau tanpa status infalibilitas.

"Tugas untuk menginterpretasikan Sabda Tuhan aslinya telah dipercayakan sepenuhnya kepada Magisterium Gereja, yakni Sri Paus dan para Uskup dalam kebersamaan dengan-Nya" (Katekismus Gereja Katolik).

Kitab Suci:  terdiri dari 2 bagian yaitu PL dan PB.  PL terdiri dari Protokanonika dan Deutrokanonika. Jumlah KS  Protestan lebih sedikit daripada Katolik.  Dalam Gereja Katolik ada Kitab Deutrokanonika, yakni 7 Kitab : (: Tobit, Yudit, Barukh, 1-2 Makabe, Kebijaksanaan Salomo, Yesus bin Sirakh) dan tiga tulisan tambahan (: Surat Nabi Yeremia (Barukh 6), Tambahan pada Kitab Ester (Est. 10:4-16:24), dan Tambahan pada Kitab Daniel (Dan. 13-14)) yang tidak terdapat dalam daftar Kitab Suci Ibrani, tetapi terdapat dalam daftar Kitab Suci Yunani (Septuaginta).



Protokanonika adalah sebutan untuk kitab-kitab Perjanjian Lama yang terdapat dalam Alkitab Ibrani dan dianggap kanonik selama periode pembentukan Kekristenan. Kitab-kitab ini dibedakan dari kitab-kitab Deuterokanonika, yaitu kitab yang termasuk dalam bagian kanon kedua atau dalam bahasa Yunani deuteros. Kedua kelompok membentuk seluruh Kitab Suci seperti diimani Gereja sejak semula. Kitab Deuterokanonika oleh kebanyakan Gereja Protestan disebut apokrif dan dilampirkan pada Kitab Suci saja. Pembedaan Kitab Suci itu menyebabkan perbedaan dalam ajaran kedua gereja tentang hal-hal seperti manfaat doa untuk arwah orang yang telah meninggal dan ada atau tidaknya api penyucian.

Alkitab Gereja Katolik (dan juga Gereja Yunani Ortodoks) mempunyai perbedaan dengan Alkitab gereja-gereja Kristen Protestan. Alkitab Gereja Katolik memuat juga kitab-kitab yang disebut Deuterokanonika sebagai bagian dari Kitab-kitab Perjanjian Lama.

Istilah Deuterokanonika dipakai untuk menyebut tujuh kitab (: Tobit, Yudit, Barukh, 1-2 Makabe, Kebijaksanaan Salomo, Yesus bin Sirakh) dan tiga tulisan tambahan (: Surat Nabi Yeremia (Barukh 6), Tambahan pada Kitab Ester (Est. 10:4-16:24), dan Tambahan pada Kitab Daniel (Dan. 13-14)) yang tidak terdapat dalam daftar Kitab Suci Ibrani, tetapi terdapat dalam daftar Kitab Suci Yunani (Septuaginta).

Gereja Katolik menyebutnya sebagai Deuterokanonika (: daftar resmi/kanon kedua). Sedangkan kitab-kitab yang 39 kitab yang bersama-sama dengan orang protestan diakui sebagai bagian dari Kitab Suci disebut Protokanonika (: daftar resmi/kanon pertama).

Apa yang dikisahkan Kitab-kitab Deuterokanonika?
  • Kitab Tobit: kisah tentang seorang bernama Tobit yang tertimpa  kemalangan, tetapi anaknya yang bernama Tobia dapat menyembuhkannya. Dan Tobia kemudian menikah dengan Sara. Lalu seluruh keluarga itu berbahagia kembali. Tuhan memang melindungi orang yang takwa.
  • Kitab Yudit: kisah tentang seorang perempuan Israel di negeri Kanaan. Ia berhasil menyelamatkan umat Israel dan kota Yerusalem dari serangan musuh yang dahsyat. Yudit menandaskan bahwa umat kecil yang tidak berdaya tetapi setia kepada Tuhan, dapat bertahan dan bahkan dapat memusnahkan kuasa jahat yang mengancam.
  • Kitab 1 Makabe: kisah tentang perang kemerdekaan umat Israel melawan penjajah. Tokoh utamanya adalah Yudas yang bergelar Makabe. Mereka mendapatkan kemerdekaan politik dan agama. Umat percaya bahwa hanya dengan iman dan kepercayaan mereka mendapat kekuatan hingga berhasil mengalahkan musuh.
  • Kitab 2 Makabe: kisah tentang perang kemerdekaan yang sama. Kisah lebih pendek karena hanya berkisah tentang Yudas Makabe saja.
  • Kitab Kebijaksanaan Salomo: wejangan dan renungan tentang berbagai masalah, khususnya soal kematian orang baik dan nasibnya di alam baka nanti. Juga ada renungan tentang sejarah umat Israel yang dipimpin oleh Hikmat Allah.
  • Kitab Yesus bin Sirakh: sekumpulan wejangan, renungan, petuah dan pepatah Yesus bin Sirakh.
  • Kitab Barukh: kisah semangat orang-orang Yahudi di perantauan menjelang zaman Perjanjian Baru. Pada kitab ini ditambahkan sebuah tulisan lain, yaitu surat dari Nabi Yeremia.
Beda tafsir atas KS. , misalnya  Mat 16:18: "Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus e  dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat 1 -Ku f  dan alam maut tidak akan menguasainya 2 .   

Gereja Katolik menafsir Petrus sebagai dasar jemaat (Gereja).  
Kaum Protestan tidak seperti itu. Mereka tidak menjadikan Petrus sebagai dasar /pimpinan Gereja. 


JPS, 31 Oktober 2022.




Suara Uskup Malang soal orang yang  mau pindah Gereja karena  karena disodorkan ayat-ayat terntentu yang menyudutkan Gereja Katolik, bahw Gereja Katolik itu tidak Alkitabiah  bahkan  cara hidupnya bertentangan dengan Alkita, misalnya  Sakramen Tobat  dan Sakramen  Imamat (hidup wadat /selibat) . Imam itu seorang manusia, padahal yang mengampuni dosa itu hanya Allah, dalam Gereja Katolik ada sakramen pengakuan dosa? .  Tapi ternyata  bila kita membaca Alkitab, cara hidup  Katolik itu  sesuai dengan Alkitab. Soal  Sakramen Imamat (Sakramen Tobat) misalnya, itu ada dalam Mat 19: 12: Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti.”


Yesus sendiri hampir pasti tidak beristri, tidak kawin.  Apakah Yesus melanggar perintah Allah?  Paulus sendiri mengatakan yang lain kawin,  yang lain punya hak untuk kawin tetapi Paulus tidak.  Apakah Paulus melawan Hukum Tuhan?

Tuhan menghendaki manusia untuk berkembang biak, tetapi Tuhan yang sama emmbuat pengecualian, ada orang yang tidak kawin demi Kerajaan Allah. 

Lalu berkaitan dengan Sakramen Tobat,  bisa dilihat pada   Yoh 20: 23: Jikalau kamu mengampuni dosa orang 1 , dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada. p "

JPS, 28 Nov. 2022

_______



JPS, 31 Oktober 2022.


______________________

Merinding!! Jawaban Tegas Romo Eko Wahyu Bagi Orang Yg Meragukan Iman Katolik

Rabu, 26 Oktober 2022

LIMA (5) PENDETA PROTESTAN YANG MENJADI KATOLIK KARENA BUNDA MARIA

 LIMA (5) PENDETA  PROTESTAN YANG MENJADI KATOLIK KARENA BUNDA MARIA

Disentuh Rosario & Bunda Maria, 5 Pendeta dan Gembala Terkenal ini menjadi Katolik

https://www.youtube.com/watch?v=rSZsjenAfsM

  1. Gavin Ashenden. GA merupakan Pendeta  dan Uskup dari Gereja Anglikan Inggris sekaligus Penasihat Ratu Elizabe kedua.  GA kagum dengan Penampakan Bunda Maria  di beberapa tempat yakni , pertama Lourdes, Perancis tahun 1858, kedua, Fatima, Portugal, tahun 1917 , ketiga Garabandal, Spanyol tahun  1961.  GA  mundur dari Uskup  Anglikan tahun 2017 dan masuk Katolik pada 22 Desember  2019  di  hadaoan Uskup  di  Gereja Salsbury , Inggris.  
  2. Keith Nester . KN adalah pendeta dari Gereja Methodist, dengan Protestan terbesar ke-4 di USA.  Da  juga melayani Gereja Sidang Jemaat Allah.   KN  anti  Katolik. Dia masuk Katolik ketika ketemu deorang Designer Katolik yang baik  membantunya mendesign Logo . Mereka berdialog soal Katolik. KN kagun dengan orang  Katolik yang menghormati Bunda Maria.  Tahun 2017  KN masuk Katolik setelah 22 tahun menjadi Gembala di gerejanya. Dia sekarang menjadi misionaris awam yang luar biasa di Gereja Katolik. KN memiliki Chanel Youtube yang Doa Rosario melakukan livestreaming  guna mewartakan Iman Katolik.
  3. Brigita Ekman  dari  Gereja Pentakosta Karismatik di  Swedia.  BE membaca buku Santa Brigitta dari Swedia yang pernah mendapat penampakkan  Bunda Maria.  Ia lalu mempelajari buku tentang Bunda Maria. Ia dan suaminya pergi ziarah ke Yeruslaem. Pada 21 Mei  2014 BE dan Ulf, suaminya masuk Katolik  dihadapan Uskup Anders 
  4. Fernando Cassanova. FC  merupakan Pendeta dari Gereja Pentekosta Puertarico , Amerika Latin.  FC bingung dengan begitu banyak denominasi Gereja yang muncul di negaranya lalu bertanya gereja mana yang benar? Lalu ia melakukan studi sejarah Gereja, termasuk Gereja Katolik.  Di suatu gereja dia menemukan Rosario. Dia berdoa rosario. Dia memutuskan menjadi Katolik. Istrinya memutuskan dia karena pihannya itu. Dia tidak menyerah. Dia terus mendaraskan doa Rosario termasuk bagaimana  istrinya kembali kepadanya. Hal itu terjadi. Mereka  berdamai dan kembali  membangun rumah tangga bersama.  Tahun 2008   FC dan istri serta anak-anaknya masuk Katolik di Gereja St. Yohanes Pembaptis San Juan, ibukota Puerta Rico. FC  menjadi rasul awam di Gereja Katolik. 
  5. Kimberly Hahn. KH  dari Gereja Presbyterian  dengan gelar Master Teologi di USA.  KH bersuamikan Scoot Hahn (SH), seorang Pendeta Presbyterian juga. Scoot Hahn menjadi Katolik. KH stress. SH memberikan buku tentang Doa Rosario kepada KH.  KH sebelumnya berpendapat bahwa Doa Roasio adalah  doa beulang-ulang dalam Gereja Katolik yang tidak  Alkitabiah.  Namun, dia tersadar ketika berdialog dengan seorang biarawati  Katolik  lalu dia mengakui bahwa Doa Rosario merupakan doa yang indah dan sungguh Alkitabiah  bagaikan seorang anak kecil yang sehari-hari mengucapkan kata" Aku mengasihimu ibu" dan tentu sang ibu tidak akan memarahinya dan justru  semakin menyanyangi anaknya , demikianpun  ketika berdoa Rosario, mengungkapkan kecintaan kepada Bunda Maria. Tahun 1990 dia masuk Katolik bersama keempat  anaknya di Gereja Katolik St. Patrisius Ininois, USA.  Ia dan keluarganya menjadi aktivis Gereja Katolik , bahkan putranya menjadi imam Katolik. 
JPS, 26 Oktober 2022. 


Rabu, 05 Oktober 2022

PANDANGAN ORANG ISLAM TENTANG SEKOLAH KRISTEN (KATOLIK)

 PANDANGAN ORANG ISLAM TENTANG SEKOLAH KRISTEN (KATOLIK)

https://www.youtube.com/watch?v=q_bDYFunNKI


Banyak Belajar Dari Katolik !! Video lengkap Pengakuan Orang Muslim Tentang Agama Katolik



Senin, 12 September 2022

DOKTRIN GEREJA

 DOKTRIN GEREJA


GEREJA  KATEDARL

Di setiap keuskupan ada Gereja Katedral. Kata Katedral berasal dari bahasa asing, yaitu Bahasa Latin, Cathedra yang artinya kursi, tempat duduk, dari bahasa Yunani kathedra (καθέδρα), tempat duduk, kursi) adalah gedung Gereja Katolik yang di dalamnya terdapat tempat duduk khusus, yakni sebuah takhta bagi uskup. Katedral selalu dikaitkan dengan manuisa, yakni uskup, pemimpin Gereja Katolik dalam suatu keuskupan.

Kata Latin cathedra ("tempat duduk" atau "kursi"), mengacu pada kursi atau tahta uskup atau uskup agung yang terdapat di dalam Katedral. Pada masa lampau, kursi merupakan lambang dari guru, dengan demikian kursi uskup melambangkan peran uskup sebagai guru. Kursi juga lambang dari kepemimpinan resmi seorang pejabat kehakiman, dan oleh karena itu kursi uskup melambangkan peran uskup dalam kepemimpinan sebuah keuskupan.

Meskipun kini merupakan sebuah kata benda dalam tata bahasa, namun kata katedral awalnya merupakan kata sifat dalam frasa "gereja katedral", dari bahasa Latin ecclesia cathedralis. Kursi yang dimaksud ditempatkan secara khusus dalam gedung Gereja utama keuskupan dan dikhususkan bagi kepala keuskupan tersebut, dan oleh karena itu menjadi simbol utama dari otoritas.[2]


Katedral adalah bangunan keagamaan untuk keperluan peribadatan, khususnya bagi denominasi-denominasi yang memiliki hierarki episkopal, seperti Gereja Katolik, Gereja Anglikan, Gereja Ortodoks, beberapa Gereja Lutheran, dan beberapa Gereja Metodis, yang berfungsi sebagai tahta uskup, dan oleh karena itu juga berfungsi sebagai gereja pusat dari sebuah dioses atau keuskupan.[1]

Dalam Gereja Ortodoks Yunani, istilah "kathedrikos naos" (arti harafiah: "tempat suci katedral") kadang-kadang digunakan untuk menyebut gedung Gereja tempat kedudukan seorang uskup agung atau "metropolitan". Istilah "metropolis" (arti harafiah: "ibu kota") lebih umum digunakan daripada istilah "keuskupan" untuk menyebut wilayah penggembalaan dalam Gereja.

Ada beberapa variasi dalam penggunaan istilah "katedral"; misalnya, beberapa katedral dari zaman pra reformasi di Skotlandia yang sekarang dimiliki oleh Gereja Skotlandia masih tetap mempertahankan istilah katedral, meskipun Gereja tersebut menganut kebijakan presbiteran yang tidak memiliki uskup-uskup. Hal yang sama terjadi di Jerman, di mana gereja-gereja Protestan (sebagian besar non-episkopal) yang bekerja sama dalam satu wadah yakni Gereja Injili di Jerman, memiliki beberapa katedral dari zaman pra reformasi ataupun yang hanya menggunakan istilah katedral sebagai gelar kehormatan belaka, bukan untuk menunjukkan supremasi hirarkis apa pun. Karena katedral sering kali berukuran besar dan megah, istilah katedral kerap digunakan secara keliru untuk menyebut gedung Gereja mana pun yang berukuran besar atau bersifat penting.

Beberapa katedral di Eropa, seperti di Strasbourg, Essen, Freiburg, dan di Inggris di York, Lincoln and Southwell, disebut sebagai gereja Minster (bahasa Jerman: Münster), dari kata Latin monasterium, karena gedung-gedung Gereja tersebut diurus oleh para imam yang hidup dalam komunitas atau pernah menjadi biara, sebelum Reformasi Protestan.

 (https://id.wikipedia.org/wiki/Katedral#:~:text=Katedral%20(bahasa%20Latin%3A%20cathedra%2C,yakni%20sebuah%20takhta%20bagi%20uskup.

 https://www.youtube.com/watch?v=-4BtB-CSFfg  ). #kerukunan #umatberagama

SUNAN : Eps 13 : BBM Naik, Jangan khawatir! Uskup beri komentar menarik

JPS, 13 September 2022. 


Kamis, 04 Agustus 2022

LITURGI

 LITURGI

Selmat pagi umat Kristiani semuanya. Mari kita bersama2 menyimak sebuah coretan sederhana ini yang diulas oleh salah seorang Pater: berikut tulisannya:


*LAGU POP MENGGANTIKAN LAGU LITURGI.

Syarat lagu Liturgi: 1). Baik (bonum) 2). Benar (Verum)  3. Indah (Pulcrum)

Tujuan lagu liturgi: 1). Memuliakan Tuhan (glorifikasi)   2).  Allah menguduskan kita (sanctifikasi).





*(3 Agustus 2022) beredar sebuah video yang sungguh mengejutkan kita sebagai orang Katolik. Ini tentang sebuah perayaan misa di sebuah paroki yang mana dalam misa itu anggota koor menggantikan lagu persembahan dengan lagu ‘cinta luar biasa’, sebuah lagu pop ini milik Andmesh Kamaleng dan lagu komuni dengan lagu ‘rumah kita’ milik group musik God Bless.

Video ini begitu cepat beredar dan menuai beragam komentar yang hampir semuanya negatif. Apakah sebenarnya yang salah sehingga umat Katolik langsung memberikan komentar negatif? Apakah lagu cinta luar biasa dan lagu rumah kita salah? Yang pasti lagu cinta luar biasa dan lagu rumah kita tidak salah. Yang salah adalah orang salah menempatkan lagu itu pada moment yang tidak semestinya. Dalam hal ini yang salah adalah para koor yang entah dengan pertimbangan apa dan mungkin juga imam yang menyetujui agar lagu itu dapat dinyanyikan dalam sebuah perayaan liturgi sebagai pengganti lagu lagu proprium terutama lagu persembahan dan lagu komuni.

Setelah video ini beredar ada begitu banyak komentar yang sempat kita baca. Dari sekian banyak itu ada dua komentar yang cukup menohok yang berbunyi ‘kurangnya pendirikan liturgi membuat orang mudah ‘berkreasi’ walau tanpa dasar dan kesannya Ekaristi kita murah sekali sehingga begitu mudah dirubah seenaknya’. Itu komentar pertama. Komentar kedua berbunyi ‘kehancuran liturgi sesungguhnya terjadi ketika para imam yang telah lulus kuliah liturgi yang semestinya menjadi penjaga liturgi justru mengijinkan hal hal yang seharusnya tidak terjadi di dalam liturgi’. 

Martabat liturgi.

Pada dasarnya sebuah upacara liturgi menjadi lebih agung, bila ibadat kepada Allah dirayakan dengan nyayian meriah, bila dilayani oleh petugas-petugas liturgi, dan bila umat ikut serta secara aktif (SC 113). Liturgi sendiri adalah sebuah perayaan keselamatan yang dilakukan oleh Kristus sendiri sebagai kepala Gereja bersama anggota Gereja yang adalah Tubuh MistikNya yang mana dalam perayaan itu misteri paskah dikenangkan dan dilaksanakan lagi dalam bentuk kurban tak berdarah. Karena hakekatnya yang amat suci dan mulai ini selayaknya liturgi dilaksanakan dengan benar baik (bonum), verum (benar) dan pulcrum (indah). Salah satu yang membuat ketiga unsur itu terpenuhi adalah aspek music dan lagu lagu liturgi.

Konstitusi liturgi menegaskan bahwa tradisi musik Gereja semesta merupakan kekayaan yang tak terperikan nilainya, lebih gemilang dari ungkapan-ungkapan seni lainnya, terutama karena nyayian suci yang terikat pada kata-kata merupakan bagian liturgi meriah yang penting atau integral. Karena ini adalah kekayaan yang tak terperikan maka tidak boleh diperlakukan secara ‘murah meriah’.

Apa itu lagu liturgi?

Apa sebenarnya lagu liturgi itu dan mengapa lagu liturgi tidak bisa dengan seenaknya diganti dengan lagu lagu yang bukan lagu liturgi? Lagu liturgi adalah lagu lagu yang memang digubah untuk kepentingan liturgi dan peribadatan yang memiliki bobot liturgis dan di dalamnya terdapat unsur teologis karena syair syairnya diambil dari Kitab Suci dan ajaran ajaran resmi Gereja (SC 121). Jadi bukan sekedar lagu biasa yang hanya menekankan aspek perasaan manusiawi belaka. Tujuan lagu liturgi adalah sama sebagaimana tujuan liturgi itu sendiri yaitu glorifikasi dan santifikasi. Glorifikasi adalah tujuan memuji dan memuliakan Tuhan dan santifikasi adalah tujuan agar Allah menguduskan kita. Penekanan yang mesti diingat adalah bahwa lagu liturgi adalah lagu yang mestinya mengabdi pada kepentingan ibadat. Dokumen Konsili Vatikan II Sacrosanctom Concilium no 112 dengan jelas menggarisbawahi bahwa musik liturgi semakin suci, bila semakin erat berhubungan dengan upacara ibadat, entah dengan mengungkapkan doa-doa secara lebih mengena, entah dengan memupuk kesatuan hati, entah dengan memperkaya upacara suci dengan kemeriahan yang lebih semarak.

Siapa yang salah?

Mungkin secara serta merta setiap orang yang kesal setelah menonton video itu langsung mempersalahkan anggota koor dan imam yang memimpin perayaan itu. Namun tidaklah bijak jika kita langsung mempersalahkan mereka. Yang perlu menjadi bahan permenungan kita bersama adalah sudah sejauh mana katekese dan upaya memberikan pemahaman kepada umat dan juga imam tentang makna liturgi dan lagu lagu liturgi itu sudah berjalan. Kita mesti jujur bahwa sampai sejauh ini isi dari pembaharuan liturgi pasca konsili Vatikan II yang sudah ditutup tahun 1965 itu belum cukup dipahami oleh semua umat bahkan juga imam. Karena kurang paham inilah maka berbagai experiment baru terus bermunculan. Konstitusi liturgi art. 115 mengatakan: Pendidikan dan pelaksanaan musik liturgi hendaknya mendapat perhatian besar di seminari-seminari, di novisiat-novisiat serta rumah-rumah pendidikan para religius pun juga di lembaga-lembaga lainnya dan di sekolah-sekolah katolik. Untuk melaksanakan pendidikan seperti itu hendaknya para pengajar musik liturgi disiapkan dengan saksama. Kecuali itu dianjurkan, supaya bila keadaan mengizinkan didirikan Lembaga-lembaga Musik Liturgi tingkat lebih lanjut. Para pengarang lagu dan para penyayi, khususnya anak-anak, hendaknya mendapat kesempatan kesempatan untuk pembinaan liturgi yang memadai.

Akhirnya.

Berkaca dari apa yang kita lihat dari video yang beredar itu setiap kita sebagai orang Katolik harus memiliki sebauh kesadaran bahwa liturgi dan lagu lagu liturgi adalah sebuah kekayaan rohani dan spiritual yang harus dipelihara dan tidak dengan seenaknya diganti dengan hal hal sekular yang tidak pada tempatnya. Selain itu pendidikan dan katekese liturgi terus dijalankan dalam seluruh kehidupan kita baik di umat maupun di lembaga lembaga hidup bakti. Kita tentu percaya apa yang dibuat oleh anggota koor dan mungkin dengan ijinan imam dalam video itu bukan dengan tujuan mengancurkan liturgi namun lebih karena kurang paham dan kurang mendaptkan katekese yang benar tentang liturgi. Mari kita membiasakan yang benar dan bukan membenarkan yang biasa.

Biara Karmel Wairklau Maumere

P. Yanto Yohanes Ndona, OCarm, MALit.


JPS, 4 Agustus 2022.