ADVEN
VIRAL
SOAL PATUNG, KHOTBAH ROMO INI BIKIN KESEJUKAN HATI BAGI UMAT KRISTEN
https://www.youtube.com/watch?v=vgQ-VcioHFs
4 Jenis Lilin pada Corona Adven.
- . Profetic candle (Lilin kenabian) : Nabi mewartakan harapan. Hidup kita harus berpengharapan.
- Betlehem Candle (Lilin Betlhem): Betlehem artinya Rumah Roti. Yesus sebagai Roti Kehidupan
- Shepherd Candle (Lilin Gembali): Gembala orang yang mengalami sukacita (Gaudeta)
- Angela Candle (Lilin Para Malaikat). Para Malaikat mewartakan Cinta kasih Allah kepada manusia, Maka kita harus mencintai.
Minggu Laetare (/leɪˈtɑːri/)[1] adalah Hari Minggu Masa Prapaskah Keempat dalam kalender liturgi Kekristenan Barat. Menurut tradisi, hari Minggu ini menjadi suatu perayaan di tengah suasana pantang dan puasa selama Prapaskah. Minggu ini dinamai menurut beberapa kata pertama (incipit) dari antifon pembukaan tradisional Latin (Introit) untuk Misa hari itu. "Laetare Jerusalem" ("Bersukacitalah, hai Yerusalem") adalah bahasa Latin dari Yesaya 66:10.
Sejarah
Istilah "Minggu Laetare" umumnya digunakan oleh Gereja Katolik Roma dan Anglikan, terutama yang memiliki tradisi liturgi Latin. Kata ini berasal dari bahasa Latin laetare, bentuk tunggal dari laetari: "untuk bersukacita". Adapun Introit lengkap dalam bahasa latin untuk Misa pada hari ini adalah:
"Lætare Jerusalem: et conventum facite omnes qui diligitis eam: gaudete cum lætitia, qui in tristitia fuistis: ut exsultetis, et satiemini ab uberibus consolationis vestræ. Mazmur: Lætatus sum in his quæ dicta sunt mihi: in domum Domini ibimus."
Adapun introit dalam bahasa Indonesia adalah sebagai berikut.
"Bersukacitalah hai Yerusalem, dan berhimpunlah kamu semua yang mencintainya! Bergembiralah dengan sukacita, hai kamu semua yang dulu berdukacita, agar kamu bersorak sorai dan dipuaskan dengan kelimpahan penghiburanmu!"
JPS, 24 Maret 2023
Tidak ada komentar:
Posting Komentar