IKON - IKON DALAM GEREJA KATOLIK
Semangat Kebhinekaan di Perayaan Natal
https://www.youtube.com/watch?v=uwgAdUsciKA
Katedral Jakarta bergaya Neo Kotik
IKON - IKON DALAM GEREJA KATOLIK
https://www.youtube.com/watch?v=uwgAdUsciKA
Katedral Jakarta bergaya Neo Kotik
REFLEKSI IMAN KATOLIK
MENGAPA BUKIT?
Matius 5:1 - 48
| 5:1 | Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Yesus mengajar | |
Yesus mengajar di atas bukit. Mengapa mengajar di atas bukit? Bukit adalah tempat yang lebih tinggi. Di sana orang bisa melihat ke berbagai arah. Di situ orang bisa memahami realitas dan masalah secara lebih baik. Kita perlu ada di bukit supaya kita bisa melihat persoalan secara lebih baik. Kita bututh mendaki bukit ilmu - Filsafat - Teologi - Ilmu Sosial - dan ilmu-ilmu lain - agar bisa memetakan masalah dan mencari solusi demi kehidupan yang lebih baik. JPS - Lapangan Jogging - pkl 08.30 - 09.30, ruang Perpustakaan, 28 Desember 2022. Minggu, 26 November 2003 (?) atau 2013 (?) atau 2017 (?) - Coba dicek. Keselamatan adalah dari Tuhan Keselamatan itu pilihan atau nasib? Pilihan. Jesus pada akhir zaman memisahkan domba dengan kambing. Domba di sebelah kanan dan kambing di sebelah kiri. Mengapa demikian? Maaf, saya belum menemukan jawaban pertanyaan ini. (Saya catatan kembali - dari sebelumnya catatan di tissue, di JPS, 21 September 2023). Monday, Nov 27, 2023. I'm jogging , use raincoat go to Block B. I'm jogging during 39 minutes. I'm breakfast | |
Dream Minggu, 26 November 2003 (?) atau 2013 (?) atau 2017 (?) -Coba dicek.
I have dreams. The first dream is I meet with alumni St. Klaus Kuwu school, e.g. Mrs Eda Limur Homo, Sr. Bety Sulivan , OSU, Mrs. Rira Jerita. Mrs Rita seem increase pretty. Shw was talking wih Father Egis Rada Masri,Pr Than just as Sr. Bety Sulivan move. I just as have love feeling to Mrs Rita.
Note: I admit that when JHS i admire (mengaguni) her. She move to other school when SHS. She move to SMAN Ruteng. I ever write letter. Than she visited Kuwu and want to meet me. I'm shame to meet her on that time. My friend call me, I see Ms Rita and friend but not meet special with her on that time.
The second dream is just as there was reuni of alumni major seminary of Saint Peter of Ritapiret, Maumere. . I meet other alumni, include Father Benediktus Daghi,Pr. He is from Nangaroro, Ngada / . He just as come to the alumni meeting. The other dream I forget. Why I'm late to write nicely. Before I write it on tissue paper. Wow....... The other note in that tissue not clear. . It writen about Wela peoplee.g. Nelis Ragan, Tina (Jelita?) or Tina Mamut (?). Both are my sibking and cousin. Nelis Ragan oke roas ?). (JPS, 21 September 2023).)
.
MENGAPA KITA BERSYUKUR?
JPS, 20 Mei 2024.
__________
MENGAPA HARUS MENGASIHI MUSUH?
Karena dalam kasih ada kekuatan yang bisa mengubah.
Kita tidak boleh membenci, karena dalam kebencian itu menghancurkan.
MENGAPA CINTA?
Cinta adaah kekuatan terbesar dalam semesta?
Martin Luther King wrote:
Love is the greatest force in the universe. It is the heartbeat of the moral cosmos. He who loves is a participant in the being of God (Cinta adalah kekuatan terbesar di alam semesta. Ini adalah detak jantung dari kosmos moral. Dia yang mengasihi adalah peserta dalam keberadaan Allah)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "25 Kutipan Terkenal Martin Luther King Jr, Pejuang dan Pembela Hak Sipil", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/tren/read/2023/08/28/210000565/25-kutipan-terkenal-martin-luther-king-jr-pejuang-dan-pembela-hak-sipil.
Kompascom+ baca berita tanpa iklan: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6
JPS, 8 Juli 2024.
TRINITAS (26 Desember 2022)
Trinitas adalah paham keagamaan Kristen (Katolik) yang mengajarkan bahwa Allah itu satu tetapi terdiri dari tiga figur yakni Bapa, Putra dan Roh Kudus.
Teks-teks yang menunjukkan Trinitas.
1. Matius 3: 13 - 17 (Saat Pempatisan Yesus di Sungai Yordan. Dalam kisah ini ada Bapa, Putra dan Roh Kudus).
2. Matius 4:1-11, terutama Mat 4:1, 6. Di situ ada Yesus (Allah Putra,), Roh Kudus (Allah RK) dan Ia (Allah Bapa, dalam Matthew 4:6). (Sadar pada 24 Jan. 2023. Saat jogging) Wow....sadar ketika usia 50,8 tahun )..
3. Yohnanes 14: 15 -17, 26
| 14:15 | "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. | |
14:16 | Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, | |
14:17 | yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. |
14:26 | tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu. |
1. Definisi Bapa , Putra, Roh Kudus
Siapakah Bapa? Menurut Mat 11:25, Bapa itu Tuhan langit dan bumi. "Aku bersykukur kepadaMu Bapa, Tuhan langit dan bumi karena semua itu Engkau sembunyikan bagi orang yang bijak dan orang pandai tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil."
Lalu siapakah Putra? Putra itu adalah Yesus Kristus. " Sesungguhnya engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dan akan disebut Anak Allah yang maha tinggi. Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.” (Luk 1:31-33)
Lalu siapakah Roh Kudus itu? Roh Kudus adalah penghibur yang diutus Bapa nama nama Yesus . Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu l kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu. (Yohanes 15:26).
2. Bagaimana Hubungan antara antar 3 figur ini?
2.1. Hubungan Bapa dengan Putra.
1. Yesus katakan bahwa diriNya dan Bapa itu satu. "Aku dan Bapa adalah satu" (Yohanes 10:30) .
2. Yesus itu utusan Bapa. "Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan." (Yoh 12: 49)
3. Sangat erat dan dekat. " Tidak seorangpun mengenal anak selain Bapa dan menganal Bapa selain anak dan orang yang kepadanya anak itu berkenan mengatakannya. (Mat 11: 27)
4. Yesus itu keluar dan datang dari Allah: " Kata Yesus kepada mereka: "Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku. (Yoh 8:42).
2.2. Hubungan Bapa dengan Roh Kudus.
Roh Kudus itu diutus oleh Bapa melalui Yesus (Yoh 14:15-17 , 26)
| 14:15 | "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. | |
14:16 | Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, | |
14:17 | yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. |
14:26 | tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu. |
Berdasarkan ayat-ayat di atas, Roh Kudus itu berasal dari Bapa. Maka ia setara dengan Bapa.
2.3. Hubungan Putra (Yesus) dengan Roh Kudus.
Ada hubungan resiprokal antara Yesus dengan Roh Kudus. Yesus berasal dari Roh Kudus .
| 1:18 | Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. | |
1:19 | Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. | |
1:20 | Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. |
Sementara di sini lain, Yesus mengutus Roh Kudus agar bisa menjadi Penghibur dan pengajar Roh Kudus. Lihat Yoh 16:7 dan Luk 4: 18: 19 .
| 16:7 | Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. |
2.3.1. Roh Tuhan ada dalam , mengurapi dan mengutus Yesus. "4:18 "Roh Tuhan ada pada-Ku 1 , o oleh sebab Ia telah mengurapi Aku 2 , untuk menyampaikan kabar baik p kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku 4:19 untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan q telah datang." (Luk 4:18-190
2.3.2. Roh Kudus memenuhi (membimbing) Yesus;
4:1 Yesus, yang penuh dengan Roh Kudus 1 , u kembali dari sungai Yordan, v lalu dibawa oleh Roh Kudus w ke padang gurun. 4:2 Di situ Ia tinggal empat puluh hari x lamanya dan dicobai Iblis
2.3.3. Roh Kudus diutus oleh Bapa melalui Yesus (Yoh 14: 26)
| 14:26 | tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu. |
2.3.4. Roh Kudus dan Yesus adalah Kebenaran
Tentang hal ini Yoh 14: 6 membicarakan Yesus sebagai jalan, kebenaran dan hidup
Kata Yesus kepadanya: ”Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Lalu dalam Yoh 14: 16-17: Roh Kebenaran.
| 14:16 | Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, | |
14:17 | yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. |
Bapa adalah asal (sumber) Putra dan Roh Kudus . (?) Ya.
2.4. Bagaimana hubungan resiprokal antara anatara Bapa, Putra dan Roh Kudus? Apakah ada teks yang mengungkapkan kesatuan itu? Bapa Putra dan Roh Kudus itu satu. Kesatuan itu diungkap bahwa ketiganya menyertai orang yang percaya kepada Allah. Tentang hal ini beberapa teks Kitab Suci berikut bisa dijadikan acuan pemikiran. Pertama Matius 1: 23:
"Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki 1 , dan mereka akan menamakan Dia Imanuel w " --yang berarti: Allah menyertai kita.
Kedua, Matius 28: 20
dan ajarlah i mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku (Yesus) menyertai kamu 1 j senantiasa sampai kepada akhir zaman.
Ketiga, Yoh 14: 16
14:16 Aku akan minta kepada Bapa 1 , dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong 2 s yang lain, supaya Ia (Roh Kudus) menyertai kamu selama-lamanya,
Dari ketiga teks di atas, tampak bahwa Allah (Bapa, Putra dan Roh Kudus) punya peran atau fungsi yang sama bagi orang yang percaya yakni menyertai.
NB: Refleksi tentang kesatuan fungsi ini (menyertai) saya temukan saat jogging sore di JPS Jogging track pada 15 Februari 2023, muncul kembali di kontrakan VMG 1 dan tulis di blog di JPS pada Kamis, 16 Februari 2023.
ADVEN
https://www.youtube.com/watch?v=vgQ-VcioHFs
4 Jenis Lilin pada Corona Adven.
Minggu Laetare (/leɪˈtɑːri/)[1] adalah Hari Minggu Masa Prapaskah Keempat dalam kalender liturgi Kekristenan Barat. Menurut tradisi, hari Minggu ini menjadi suatu perayaan di tengah suasana pantang dan puasa selama Prapaskah. Minggu ini dinamai menurut beberapa kata pertama (incipit) dari antifon pembukaan tradisional Latin (Introit) untuk Misa hari itu. "Laetare Jerusalem" ("Bersukacitalah, hai Yerusalem") adalah bahasa Latin dari Yesaya 66:10.
Istilah "Minggu Laetare" umumnya digunakan oleh Gereja Katolik Roma dan Anglikan, terutama yang memiliki tradisi liturgi Latin. Kata ini berasal dari bahasa Latin laetare, bentuk tunggal dari laetari: "untuk bersukacita". Adapun Introit lengkap dalam bahasa latin untuk Misa pada hari ini adalah:
"Lætare Jerusalem: et conventum facite omnes qui diligitis eam: gaudete cum lætitia, qui in tristitia fuistis: ut exsultetis, et satiemini ab uberibus consolationis vestræ. Mazmur: Lætatus sum in his quæ dicta sunt mihi: in domum Domini ibimus."
Adapun introit dalam bahasa Indonesia adalah sebagai berikut.
"Bersukacitalah hai Yerusalem, dan berhimpunlah kamu semua yang mencintainya! Bergembiralah dengan sukacita, hai kamu semua yang dulu berdukacita, agar kamu bersorak sorai dan dipuaskan dengan kelimpahan penghiburanmu!"
JPS, 24 Maret 2023
KOTBAH PEMIMPIN GEREJA
1. Kotbah Uskup Bandung, Mgr. Antonius Subianto Bunyamin , OSC saat Pentahbisan Dua Imam OSC
https://www.youtube.com/watch?v=lRYCrY8JQ8E
Kisah St. Longinus perwirra Romawi yang menikam lambung
Yesus dengan tombak:
LONGINUS:
Inilah nama perwira yg menombak Yesus saat tergantung di
Salib. Ia yg hampir buta, disembuhkan ketika sebagian darah & air dari
lambung Yesus jatuh ke matanya dan ia langsung berseru, "Sungguh, Ia adl
Anak Allah!" [Mrk 15:39]
Ia keluar dari ketentaraan dan menjadi biarawan di
Kapadokia. Tombaknya kini berada di pilar Basilika St Petrus - Vatikan.
Kisah Santo Longinus.
Gereja Katholik memberi nama Longinus kepada komandan
prajurit Romawi (Centurion) yang memimpin dan mengawasi prosesi penyaliban
Yesus di bukit Tengkorak.
Gereja bahkan menganugerahkan kepadanya gelar Santo.
Longinus adalah orang yang telah menikam lambung Yesus
dengan tombak saat Ia tergantung tak berdaya di kayu salib.
Anugerah Santo untuk penikam Orang Yang Dikuduskan? Menarik.
Jati diri persis si perwira sebenarnya tak diketahui pasti,
tetapi kesaksian hidupnya sangat luar biasa hingga gereja mencatat
perjuangannya, memberinya nama bahkan gelar sebagai orang suci.
Pertama, mengapa lambung harus ditombak?
Penikaman lambung adalah prosedur standar yang selalu
dilakukan oleh komandan Romawi saat memimpin prosesi hukuman penyaliban.
Alasannya begini: Orang yang telah tak berdaya di kayu salib
bisa jadi ia hanya pingsan, dan tentara yang mengawal prosesi tentu tak mau
bertindak ceroboh dengan meninggalkan si pesakitan begitu saja.
Bisa jadi kemudian, saat semua orang telah pergi, pengikut
si hukuman akan datang menolong dan menurunkan dari salib.
Nah, untuk mencegah kemungkinan si pesakitan hidup lagi
sekaligus guna mempercepat kematian si terhukum -bila ia hanya pingsan- maka
lambung harus ditikam. Itu prosedur bakunya.
Setelah melihat Yesus sudah lemah tak berdaya, Longinus lalu
meminjam Hasta bawahannya dan mendekat ke tiang salib.
Hasta adalah tombak khas prajurit infantri Romawi. Diambil
dari bahasa Latin. Panjangnya sekitar lengan orang dewasa terentang penuh lebih
sedikit.
Prajurit pemakainya disebut Hastati.
Pasukan Hastati biasanya juga membawa pedang ( disebut
Gladius) di pinggang dan tangan kanan menenteng tameng kotak (dinamakan Scutum)
Nama Hasta (bukan Hasta - lengan- dari bahasa Sansekerta)
biasanya juga dipakai untuk mengukur panjang. Di beberapa daerah masih dipakai
hingga saat ini. Kita pernah mendengar, misalnya, kata-kata "panjang
tanahmu berapa Hasta atau berapa tombak?"
Kembali ke Longinus.
Setelah memegang Hasta, ia berdiri tepat di bawah salib.
Longinus harus mendekat agar tak salah sasaran. Maklum, penglihatannya
bermasalah. Matanya sakit dan sejatinya ia nyaris buta.
Sejenak ia mengedip-kedipkan matanya, berusaha untuk melihat
lebih fokus. Setelah yakin, tombak ia hunjam dengan mantap.
Baja tajam langsung menancap masuk lambung! Cleb! Darah
bercampur air langsung muncrat keluar. Percikan darah diantaranya juga
menciprat mata Longinus!
Secara reflek ia mundur sambil mengusap matanya, ia kembali
mendongak dan seketika itu juga ia merasakan keajaiban pada matanya.
Penglihatannya menjadi terang benderang! Spontan mulut nya langsung memuji,
"sungguh, orang ini adalah Anak Allah" (injil Markus 15: 39)
Ucapannya demikian mantap hingga Longinus termasuk dalam
hitungan sebagai orang yang Percaya pertama kali akan Kekudusan Yesus.
Lubang di lambung adalah luka kelima, luka terakhir.
Luka pertama adalah luka punggung karena dicambuk, disusul
luka kepala karena ditancapkan mahkota dari anyaman tanaman berduri, lalu luka
kaki dan telapak tangan karena dipaku.
Meski melewati berbagai penyiksaan, tapi, tak ada tulang-Nya
yang diremukkan. Sebelumnya, ada seorang prajurit yang sudah mengambil martil
besar yang tadi digunakan untuk memaku, dan siap meremukkan tulang kering-Nya,
tetapi seorang prajurit lain mencegahnya. Hal ini tepat seperti nubuatan para
nabi yang hidup sebelum Yesus, bahwa tubuh-Nya akan disalibkan tetapi tulangnya
tak ada yang diremukkan.
Setelah kesembuhan ajaib pada penglihatannya , Longinus lalu
melakukan perubahan drastis dalam hidupnya.
Ia keluar dari dinas militer, meninggalkan kepercayaan
Romawi kuno yang masih menyembah berhala dan mempelajari ajaran Yesus Kristus.
Setelah mantap ia masuk dan berkeliling sekitar Yunani-Turki
untuk mewartakan Kabar Keselamatan kepada semua orang.
Longinus berkelana ke berbagai kota yang penduduknya masih
menyembah berhala.
Ajarannya kerap mendapat penolakan keras dan akhirnya ia ditangkap
di kawasan dataran tinggi Turki bernama Kapadokia. Giginya dicabut paksa dan
lidahnya dipotong, dalam ketakberdayaannya Longinus tetap mewartakan Kabar
Baik.
Perwira pemberani itu akhirnya meninggal dan pengikutnya
menganggap ia seorang martir.
Gereja Katholik Roma mengakui semua pengorbanannya dan
menobatkan Longinus sebagai seorang Santo, sebuah sebutan luhur untuk orang
yang telah terbukti menjalani hidup dengan penuh kebajikan yang heroik, atau
disebut juga suci (kudus).
Tombak Longinus masih tersimpan dan sebuah patung didirikan
untuk mengenang Longinus ditempatkan di Basilika Santo Petrus di kota Vatikan.
Beberapa film dan novel dibuat untuk melukiskan kemartiran
Longinus.
Moral kisah ini: Seorang lawan -musuh- yang paling jahat dan
pendosa sekalipun bisa diubah Tuhan menjadi seorang martir yang hebat. Longinus
menyambut uluran Tangan Tuhan untuk berjalan bersama Dia, selagi masih ada
waktu.
Selamat Paskah saudaraku, Tuhan memberkati. Teruslah berbuat
kebajikan selagi masih benderang.
Diilhami dari postingan rekan "AHG" (Andika
Hananto Gunawan)