Paus Fransiskus: Imam Pelaku Kejahatan Seksual adalah Massa Setan
Paus Fransiskus: Imam Pelaku Kejahatan Seksual adalah Massa Setan
Sumber:
http://internasional.kompas.com/read/2014/05/27/0858561/Paus.Fransiskus.Imam.Pelaku.Kejahatan.Seksual.adalah.Massa.Setan
ROMA, KOMPAS.com -- Paus Fransiskus, Senin
(26/5/2014), menyatakan, para imam pelaku kejahatan seksual adalah massa
setan. Dia pun menyatakan toleransi nol bagi siapa pun di gereja
Katolik, termasuk uskup, yang melecehkan anak-anak.
Berbicara
kepada wartawan di pesawat yang membawanya pulang dari kunjungan ke
Timur Tengah, Paus juga menyatakan akan menggelar pertemuan pertama
dengan keluarga anak-anak korban pelecehan imam. Pertemuan dijadwalkan
berlangsung di Vatikan pada awal Juni 2014.
Ketika ditanya
apakah dia akan menindak uskup yang diduga melakukan pelecehan seksual,
Paus Fransiskus menyatakan bahwa akan ada anak laki-laki tak berayah dan
tak akan ada hak istimewa untuk anak-anak itu. Paus menambahkan,
sekarang ada tiga uskup yang sedang dalam penyelidikan terkait dugaan
pelecehan seksual.
"Pelecehan seksual merupakan kejahatan yang
jelek seperti... karena seorang imam yang melakukan hal ini mengkhianati
tubuh Tuhan.. Ini seperti massa setan," ujar Paus menggunakan frasa
yang berbelit-belit untuk situasi yang mengguncang gereja tersebut
selama setidaknya satu dekade terakhir. "Kita harus menghadapinya dengan
toleransi nol," imbuh dia.
Menurut Paus Fransiskus, dalam
pertemuan awal bulan depan dia akan menemui sekitar delapan keluarga
korban pelecehan para imam. Pertemuan tersebut rencananya akan dihadiri
pula oleh Kardinal Sean Patrick O'Malley dari Boston, kepala komisi yang
dibentuk Vatikan untuk mencari solusi atas krisis ini.
Fransiskus
berbicara kepada wartawan di dalam penerbangan pulang ke Roma selama
sekitar satu jam. Dia mengatakan, pertemuan dengan para korban akan
digelar selepas misa pagi. Bila pertemuan tersebut jadi digelar, maka
ini akan menjadi pertemuan langsung yang pertama Paus Fransiskus dengan
para keluarga korban sejak terpilih menduduki Takhta Suci pada Maret
2013.
| Editor
|
: Palupi Annisa Auliani |
| Sumber | : Reuters | |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar